Liputan Khusus

LIPSUS: Ratusan Pemuda Seret Seng ke Jalan Tradisi Rabu Trewa Jelang Semana Santa 

Ratusan pemuda di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur menyeret seng ke jalanan untuk memperagakan peristiwa penangkapan Yesus Kristus.

|
POS-KUPANG.COM/PAUL KABELEN
SERET SENG - Ratusan pemuda menyeret seng saat tradisi Rabu Trewa jelang Semana Santa Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu, 16 April 2025. 

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Ratusan pemuda di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur menyeret seng ke jalanan untuk memperagakan peristiwa penangkapan Yesus Kristus.

Tradisi yang digelar pada Rabu (16/4) malam itu berlangsung selama satu jam mulai dari depan Kapela Tuan Ana, Kelurahan Larantuka hingga Kapela Tuan Ana, Kelurahan Lohayong.

Aksi seret seng ini menjadi salah satu tradisi dalam rangkaian prosesi Semana Santa. Pelaksanaan tradisi seret seng pada tahun 2025 ini terasa berbeda. 

Ratusan pemuda yang turun ke jalan itu terlihat tertib dan lebih kondusif. Masing-masing dari mereka membawa seng bekas dan kayu. Bunyi seng yang diseret tersebut menggambarkan adegan saat penangkapan Yesus yang diwarnai ketegangan dan kegaduhan. Tradisi ini sebagai pengingat saat sang juru selamat dikepung para prajurit.

Pantauan Pos Kupang, ribuan peziarah dari berbagai daerah yang sudah tiba di Larantuka ikut menyaksikan tradisi trewa. Mereka tampak takut. Ada yang lari mengindar hingga ke belakang "Turo" atau pagar kayu di lintasan prosesi.

Baca juga: Puluhan Warga asal Tiga Negara Ikut Semana Santa Larantuka

Salah satu peziarah asal Kota Kupang, Cladio Jota (23), tak beranjak dari tempatnya berdiri demi melihat tradisi unik yang hanya ada di Kota Larantuka itu. "Luar biasa. Sudah lama saya tidak melihat ini. Terakhir saya ikut Semana Santa waktu masih 14 tahun (9 tahun silam)," ujarnya.

Raja Larantuka, Don Andreas Martinus Diaz Viera de Godinho (DVG), mengatakan tradisi trewa menggambarkan kegembiraan para pembenci Yesus Kristus yang tidak menganggapnya sebagai raja dan Anak Allah.

"Itu ungkapan rasa bangga pembenci Yesus. Para pembenci itu bangga telah menangkap Yesus yang mengaku sebagai raja anak Allah," ujarnya di Istana Raja Larantuka.

Berbagai gereja saat ini sedang mempersiapkan perayaan pekan suci Paskah seperti yang dilakukan Jemaat GMIT Ebenhaezer Oeba. Dengan mengusung tema sinodal “Damai Sejahtera Kristus di Tengah Keluarga”, seluruh rangkaian ibadah dan kegiatan rohani dirancang untuk mempererat tali persaudaraan antar jemaat serta memperkuat nilai kekeluargaan dalam terang kasih Kristus. 

Baca juga: Peziarah Semana Santa Berkabung Saat Antri Cium Tuan Ma di Larantuka

Sekretaris Jemaat Ebenhaezer Oeba, Maxwell Halundaka, menyampaikan, berbagai persiapan telah dilakukan sejak awal masa Pra-Paskah. Pada Minggu, 13 April 2025, jemaat telah merayakan Minggu Sengsara terakhir yang dirangkai dengan pengukuhan sidi bagi 96 orang pemuda.

Pada, Rabu 16 April, jemaat kembali berkumpul dalam ibadah persiapan Perjamuan Kudus sebagai bagian dari refleksi iman menjelang Jumat Agung dan Paskah. “Jadwal kegiatan ini kami susun untuk mendukung kelancaran pelayanan rohani selama masa Pra-Paskah hingga pasca-Paskah, serta memastikan jemaat dapat beribadah dengan teratur dan penuh hikmat,” ujar Halundaka.

Dalam menyambut Jumat Agung dan Paskah , GMIT Ebenhaezer Oeba juga akan mengadakan pawai obor yang melibatkan seluruh rayon di wilayah jemaat. Obor dan lilin akan diletakkan di setiap rayon sebagai simbol terang Kristus yang hadir di tengah keluarga dan masyarakat. 

Panitia perayaan Paskah  GMIT Jemaat Ebenhaezer Betun juga telah mempersiapkan Paskah  2025. Dipantau Pos Kupang pada Rabu, (16/4), di depan GMIT Jemaat Ebenhaezer Betun itu para panitia sedang memotong bambu untuk pembuatan obor. Ada yang sedang merancang baju algojo dari bahan plastik.

Ketua Pantia perayaan Paskah, Daniel Molana mengatakan, persiapan yang dilakukan panitia kurang lebih sudah satu bulan. Panggung untuk penyaliban Yesus, kuburan buatan.

"Panitia juga telah menyiapkan dua kendaraan berupa truk untuk pembuatan panggung bagi Yesus dan murid - muridnya pada saat jalan salib nanti. Kemudian satunya disiapkan untuk sound sistem sekaligus untuk digunakan narator yang bertugas untuk meyampaikan kisah perjalanan Yesus selama jalan salib kepada jemaat," ucap Daniel.

Selain itu, kata Daniel, untuk pawai obor di hari minggu pagi, Panitia telah menyiapkan obor dari bambu. Untuk dibagikan kepada setiap rayon sebanyak 10 obor dilengkapi minyak dan sumbu. "Di GMIT Ebenhaezer Betun ini ada 15 Rayon," kata Daniel.

SERET SENG- Ratusan pemuda menyeret seng saat tradisi Rabu Trewa jelang Semana Santa Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu, 16 April 2025.
SERET SENG- Ratusan pemuda menyeret seng saat tradisi Rabu Trewa jelang Semana Santa Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, Rabu, 16 April 2025. (POS-KUPANG.COM/PAUL KABELEN)

Master Of Ceremony kegiatan perayaan Paskah 2025, Yanny Rohi Riwu menyampaikan, dalam persiapan perayaan paskah mereka mendapatkan sumbangan - sumbangan sukarela dari jemaat dan juga donatur - donatur lain. 

"Tidak berupa uang saja, tetapi juga berupa barang. Seperti sound sistem itu, kami dibantu Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka," ucal Yanni Rohi.

Hidup yang Damai
Menyambut perayaan Paskah 2025, Majelis Jemaat GMIT Kota Baru Kota Kupang, Pendeta Febi M. B. Messakh-Frans mengajak jemaat untuk sungguh-sungguh memaknai pengorbanan Kristus dengan hidup yang membawa damai, empati, dan berdampak positif bagi sesama.

“Paskah adalah momen kita merayakan pengorbanan Kristus di kayu salib. Sebagai orang yang diselamatkan gereja berharap jemaat memaknai itu dengan memberi diri, membawa damai dan memiliki empati dengan orang lain. Termasuk kepada diri sendiri dan keluarga,” kata Pendeta Febi, Rabu (16/4).

Pendeta Febi mengingatkan pentingnya menahan diri dari berbagai bentuk kekerasan. Termasuk kekerasan dalam rumah tangga, terhadap perempuan dan anak, bahkan terhadap diri sendiri.

Dalam konteks itu, GMIT Kota Baru melalui kelas Katekisasi melibatkan psikolog dan ahli hukum HAM untuk membicarakan isu tersebut.  Ia menyebut setelah pengisian kuesioner tidak sedikit anak diketahui memiliki kecenderungan ke hal yang negatif termasuk untuk mengakhiri hidup.

Baca juga: Pelangi Kembar di Laut Flores Timur Bikin Pengunjung Semana Santa Takjub

“Kita perlu bekerja sama. Gereja, pemerintah dan keluarga. Banyak anak yang berpikir ada di situ,” katanya prihatin.

Pendeta Febi juga mengingatkan bahwa situasi ekonomi saat ini tidak mudah. Karena itu, ia mengajak jemaat untuk menjalani Paskah bukan dalam euforia, tetapi dengan permenungan, pujian, dan nyanyian yang menumbuhkan iman.

“Dunia tidak baik-baik saja. Ekonomi kita tidak baik-baik saja. Kita berharap orang-orang yang hidup dalam gereja tidak lagi memberikan kontribusi yang negatif terhadap dunia. Sebisa mungkin kehadiran kita membawa pengaruh positif,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Pendeta Febi berpesan kepada media agar memberikan informasi yang berdampak dengan kata-kata yang membawa kedamaian. 
“Kita harus berdampak bagi bagi orang lain. Kadang tulisan kecil bisa menyentuh pergumulan orang dan hidup orang lain. Kata-kata kita bisa jadi baik, bisa juga jadi buruk,” katanya.

Di tengah situasi ekonomi yang sulit serta adanya proses pembangunan gereja yang masih berjalan, persiapan perayaan Paskah di GMIT Kota Baru tahun ini fokus pada kegiatan ibadah dan aksi nyata. Aksi nyata melalui program bedah rumah yang digerakkan oleh tim pelaksana persembahan kasih. Tim ini kerja sama dengan unit pembantu pelayanan diakonia.

Baca juga: LIPSUS: Dokter Anastesi Mengaku Bingung Dikaitkkan dengan Kematian Ibu dan Anak di Sikka

GMIT Kota Baru pun telah menggelar berbagai kegiatan seperti jalan salib versi anak-anak (via dolorosa), lomba bercerita, dan pawai obor. Selain itu, GMIT Kota Baru ikut berkolaborasi dengan Pemuda Klasis Kota Kupang dan Sinode dalam melakonkan 12 jam kesengsaraan Kristus lewat Prosesi Jalan Salib ke IX tahun 2025 pada Kamis, 17-18 April 2025. (cbl/ito/dim/uge).

Penguatan Kerukunan Sesama Umat 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) H Muhamad Wongso mengajak masyarakat di seluruh NTT memperkuat kerukunan antar sesama umat dalam momentum Paskah kali ini. 
Dikatakan, suasana perayaan harus dimaknai sebagai sebuah ibadah sakral. Untuk itu perlu saling menghormati dan menghargai dalam nuansa keagamaan seperti ini.

"Selamat merayakan Ibadah Paskah bagi saudara-saudaraku Kristiani yang merayakan, semoga Tuhan Memberkati. Di dalam kemajemukan bangsa kita saling menjaga dan menghormati antar anak-bangsa," kata Muhamad Wongso, Rabu (16/4). 

Ia menyebut, perbedaan adalah sebuah keniscayaan, tetapi kerekatan dan keharmonisan adalah sebuah ikhtiar yang terus menerus dirajut sesama anak bangsa.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Timur (NTT), H. Muhammad Wongso, saat diwawancarai di Kantor MUI NTT. Jumat 1 April 2022
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nusa Tenggara Timur (NTT), H. Muhammad Wongso, saat diwawancarai di Kantor MUI NTT. Jumat 1 April 2022 (POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI)

"Anak-anak bangsa yang Kristiani sedang merayakan Hari Raya Paskah maka yang harus dijaga adalah saling menghormati, Insya Allah rentang kendali "Ukhwah Wataniyah" (Ukhwah kebangsaan) terpelihara dengan baik," ujarnya. 

Dia percaya Provinsi NTT sebagai wilayah dengan sikap toleran yang tinggi terus terjaga dengan baik. Dalam keragaman NTT harus memupuk dan merawat kebersamaan sebagai anak bangsa. 
“Sesungguhnya pesan Alqur'an terlukis dalam Surah An-nisa ayat 1 bahwa kita tercipta dari diri yang satu (Adam AS) dan terlahir dari rahim yang satu pula Bunda Hawa. Artinya agama adalah pilihan, tapi kebersamaan adalah segala-galanya," kata Muhamad Wongso. 

Teladan atas saling melengkapi, kata dia, hingga kini terus dilakukan. Saat perayaan Idulfitri baru-baru ini, umat Kristiani pun larut dalam sukacita bersama umat Muslim. "Ini modal penting untuk kita semua agar terus menjaga dan merawat semuanya sebagai anak-anak Flobamorata," katanya. 

Muhamad meminta umat Kristiani merayakan Paskah dengan khidmat. Berbagai ibadah harus dilaksanakan dengan khusyuk. Tujuannya untuk memberi penguatan iman, yang ikut berdampak pada kehidupan sosial. 
Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) Provinsi NTT mengharapkan agar perayaan Paskah tahun 2025 bisa membawa kedamaian dan harapan baru bagi umat yang merayakan.

Baca juga: LIPSUS: Gubernur Melki Menangis, Ribuan Umat Hadiri Pemakaman Uskup Petrus Turang

Ketua Permabudhi NTT, Indra Effendy mengatakan, masyarakat NTT adalah komunitas umat manusia yang selalu membangun perdamaian sebagai sesama saudara, serta menjadikan kemanusiaan yang setara sebagai citra dari semua ajaran agama. 

“Itulah suasana yang kita hidupi bersama dengan menjadikan NTT sebagai rumah perdamaian di Indonesia. Semoga perayaan Paskah ini membawa kebahagiaan, kedamaian, dan harapan baru bagi kita semua,” harap Indra.

Indra menyebut, dirinya percaya bahwa perayaan Paskah dapat menjadi kesempatan bagi seluruh umat untuk saling berbagi dan memahami nilai-nilai spiritual yang sama, seperti cinta kasih, pengampunan, dan kebaikan.
Atas nama umat Buddha di NTT, Indra pun mengucapkan selamat merayakan  Paskah kepada seluruh umat Kristiani di NTT maupun di Indonesia.

Ketua Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (Magabudhi) NTT, Indra Efendi 
Ketua Majelis Agama Buddha Theravada Indonesia (Magabudhi) NTT, Indra Efendi  (POS-KUPANG.COM/HO-)

“Saya berharap perayaan Paskah ini dapat menjadi kesempatan bagi umat Kristiani untuk memperdalam iman dan spiritualitas mereka, serta untuk memperkuat hubungan dengan Tuhan dan sesama,” pungkasnya. 

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Paskah 2025 kepada seluruh umat Kristiani di NTT. 

Ketua PHDI NTT, I Wayan Darmawa mengatakan, umat Hindu di NTT turut mendoakan agar perayaan Paskah yang merupakan hari besar keagamaan umat Kristiani dapat berjalan dengan baik, aman, dan damai.

"Paskah adalah hari raya yang memiliki arti penting dalam penguatan keyakinan, kebangkitan, dan kepercayaan umat Kristiani pada ajaran suci Yesus Kristus. Semoga momentum ini memperkokoh cinta kasih pada sesama, mendorong hidup yang penuh kebajikan, serta menciptakan kedamaian untuk kehidupan yang lebih sejahtera," ujar I Wayan.

Lebih lanjut, ia menegaskan, sebagai sesama umat beragama yang percaya pada kemahakuasaan Tuhan, Paskah diyakini membawa dampak baik tidak hanya bagi umat Kristiani, tetapi juga bagi umat beragama lainnya. 
Menurutnya, saling mendoakan dalam setiap perayaan hari besar keagamaan merupakan tindakan mulia yang memperkuat kebersamaan dan harmoni sosial.

"Setiap umat beragama diharapkan tetap setia, teguh, dan tanpa ragu dalam menjalankan ajaran agama masing-masing dengan baik dan benar. Itulah yang menjadi modal utama dalam membangun diri, keluarga, masyarakat, daerah, serta bangsa dan negara," tambahnya.

"Selamat Hari Raya Paskah 2025 kepada para pemimpin lembaga keagamaan dan seluruh umat Kristiani di Nusa Tenggara Timur," tutupnya. (uge/mei/fan)

Bangun Pos Terpadu di Gereja

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Aldinan R. J. H Manurung, S. H., S. I. K., M. Si saat ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, pada Rabu (16/4) menegaskan,  Polresta Kupang Kota siap membantu pengamanan selama Pekan Suci Paskah  2025.

"Saya Kapolresta Kupang Kota bertanggungjawab akan keamanan dan ketertiban masyarakat, selama masa Paskah. Baik Jalan Salib, kegiatan Pawai, kemudian kegiatan Ibadah, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah," kata Aldinan.

Aldinan menyampaikan Polresta Kupang Kota menyiapkan 85 personil polisi, ditambah backup dari polda 110 polisi. "Kekuatan pasukan di lapangan hampir 200 orang persone, yang kami tempatkan di beberapa titik-titik jalan yang berpotensi terjadinya kemancetan dan menghambat kelancaran lalu-lalu lintas," ujar Aldinan.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan RJH Manurung, S. H., S. I. K., M.Si
Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan RJH Manurung, S. H., S. I. K., M.Si (POS-KUPANG.COM/HO-)

Polresta Kupang juga tambahnya, menempatkan dan mendirikan pos-pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di gereja-gereja besar di Kota Kupang, baik gereja Katolik maupun Protestan.

"Pos itu ada di Gereja Katedral Kupang, Gereja St. Paulus di Oepura, dan Gereja Oesapa. Juga pengamanan di gereja lain yang kita libatkan dari Polsek setempat," kata Aldinan.
Selain pos pengamanan, menurut Kapolresta Kupang Kota, ada dua pos pelayanan, yang di tempat tempatkan di Lippo Mall dan Pelabuhan Laut Tenau Kupang.

"Kita akan bergabung dengan teman-teman dari TNI, teman-teman dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, kami juga libatkan semua stakeholder terkait, dan ada beberapa bantuan dari mahasiswa magang, dari Stikes," ujarnya.

Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H. telah memimpin upacara pengamanan Paskah 2025.
Kapolres Ledo pada kesempatan itu menyampaikan, Operasi Semana Santa Turangga-2025 adalah bentuk kesiapan Polda NTT dan seluruh jajaran yang didukung berbagai instansi dan mitra kamtibmas untuk menjamin masyarakat merayakan Paskah dengan aman, nyaman, dan lancar.

ARUS BALIK - Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H mengatakan, Polres Kupang siap mengamankan arus balik Lebaran 2025
ARUS BALIK - Kapolres Kupang AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.I.K., S.H mengatakan, Polres Kupang siap mengamankan arus balik Lebaran 2025 (POS-KUPANG.COM/HO)

“Operasi ini akan berlangsung selama 15 hari, mulai 16 hingga 30 April 2025. Kita tidak hanya mengedepankan pendekatan keamanan (security approach), tetapi juga pelayanan (service approach) agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara dalam perayaan iman ini,” tegasnya. 

Sementara itu, sebanyak 410 personel gabungan TNI, Polri dan unsur masyarakat termasuk Remaja Masjid (Remas) siap mengamankan perayaan tri hari suci yang merupakan hari besar agama Kristen wilayah Kabupaten Ende.

Ipda Heru Sutaban, Kasubsi PIDM Sihumas kepada Pos Kupang, Rabu (16/4) menjelaskan, 410 personel gabungan itu terdiri dari unsur Polri 249 orang, TNI 51 orang, Sat Pol-PP 25 orang, Dinas Perhubungan 25 orang, Senkom 10 orang dan Remaja Masjid (Remas) 50 orang. (bet/nov/moa)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved