Uskup Petrus Turang Wafat
Surat Duka Cita Paus Fransiskus untuk Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang
Pesan itu dikirim tanggal 5 April 2025 atau sehari setelah Uskup Petrus Turang wafat. Surat dikirim ke Uskup Agung Kupang Mgr Hironimus Pakaenoni
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Paus Fransiskus mengirimkan surat dukacita atas wafatnya Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang.
Pesan itu dikirim tanggal 5 April 2025 atau sehari setelah Uskup Petrus Turang wafat. Surat dikirim ke Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni melalui Nuncio Apostolik untuk Indonesia.
Mgr Hironimus menyampaikan pesan itu saat sambutan pada misa pemakaman Uskup Petrus Turang, Selasa (8/4/2025) di Gereja Katedral Kota Kupang.
"Bapa suci Paus Fransiskus merasa sangat sedih mendengar kabar meninggalnya Uskup Agung Emeritus Petrus Turang dan mengirimkan belasungkawa kepada anda, klerus, religius dan umat awam Keuskupan Agung Kupang," kata Mgr Hironimus membacakan pesan yang dirilis dari Vatikan.
Pernyataan tertulis itu dikirimkan Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin. Paus Fransiskus, menyebut Uskup Petrus Turang dikenang atas pelayanan membangun Gereja dan umat.
"Mengenang dengan penuh syukur atas banyaknya tahun pelayanan episkopal beliau, terutama dedikasinya yang luar biasa dalam membangun Gereja dan masyarakat. Bapa suci menyerahkan jiwa Uskup Agung kepada kasih dan kerahiman Kristus sang gembala baik," kata Mgr Hironimus melanjutkan.
Paus Fransiskus, juga memberikan berkat tulus untuk semua yang ikut dalam suasana dukacita itu sebagai bagian penghiburan.
"Kepada mereka yang berkumpul mengikuti penguburan dan kepada semua yang berduka atas kepergiannya dengan penuh harapan atas kebangkitan. Bapa Suci dengan tulus memberikan berkatnya sebagai tanda penghiburan dan damai dalam Tuhan," ucap Mgr Hironimus.
Selain dari Paus Fransiskus, pesan dukacita juga disampaikan secara tertulis oleh Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa (Congregatio pro Gentium Evangelizatione) per 4 April 2025.
Mgr Hironimus dalam sambutannya mengatakan, sebagaimana kesaksian banyak orang, Mgr Petrus Turang dikenal sebagai pribadi yang tegas dalam prinsip tetapi lembut dalam relasi.
Ketegasan itu adalah wujud dari kebenaran dan kelembutan nya merupakan bentuk pengakuan atas martabat orang lain. Begitu juga yang tergambar dalam Motto karyanya "berjalan sambil berbuat baik".
Menurut Mgr Hironimus, itu merujuk pada Yesus Kristus untuk mewartakan kebaikan. Selama 27 tahun menjadi gembala, mendiang menjalankan dengan betul motto itu secara konsisten dan konsekuen.
"Terkadang harus menghadapi tantangan dan kesulitan teristimewa dalam hal berkomunikasi," katanya.
Meski begitu, Mgr Petrus Turang tetap setia dan tegar dalam setiap kebenaran yang diyakini. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Uskup Petrus Turang wafat
Paus Fransiskus
Mgr Petrus Turang
POS-KUPANG.COM
Mgr. Hironimus Pakaenoni
Uskup Agung Kupang
Nuncio Apostolik
Ratusan Umat Menghadiri Misa 40 Hari Mengenang Mgr. Petrus Turang |
![]() |
---|
Uskup Larantuka Mengenang Mgr Petrus Turang Pr Sebagai Sosok yang Peduli Pemberdayaan Umat |
![]() |
---|
Mgr. Hironimus Pakaenoni Sebut Semasa Hidup Mrg. Petrus Turang Telah Menunjukkan Iman yang Kokoh |
![]() |
---|
LIPSUS: Gubernur Melki Menangis, Ribuan Umat Hadiri Pemakaman Uskup Petrus Turang |
![]() |
---|
Mgr Antonius Subianto Bunjamin: Kita Kehilangan Orang yang Jasa dan Cintanya Luar Biasa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.