Timor Tengah Selatan Terkini

Wabup TTS Army Konay Pastikan Penanganan Bencana Berjalan Maksimal

Wakil Bupati Timor Tengah Selatan ( Wabup TTS ), Army Konay memastikan Penanganan Bencana di daerah itu berjalan maksimal.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI 
WAKIL BUPATI TTS - Wakil Bupati Timor Tengah Selatan ( Wabup TTS ), Army Konay memastikan penanganan bencana alam di Kabupaten itu berjalan maksimal. Gambar diambil di Kupang Minggu (6/5/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wakil Bupati Timor Tengah Selatan ( Wabup TTS ) Army Konay memastikan penanganan bencana yang terjadi di sejumlah wilayah di TTS berjalan maksimal. 

Paling parah, bencana alam terjadi di Desa Kuatae Kecamatan Kota Soe, TTS beberapa waktu lalu saat hujan lebat berlangsung. 

"Kalau hitung jiwa ada 700-an. Dan ada 124 Kepala Keluarga, kalau tidak salah yang terdampak," kata Army, Minggu (6/5/2025) di Kupang. 

Dia mengatakan, penanganan saat awal bencana memang mengalami kendala karena bersamaan dengan cuaca yang belum membaik. 

Baca juga: Persoalan Sampah di TTS Jadi Tanggung Jawab Bersama

Namun, ia meminta jajarannya agar melakukan penanganan darurat dengan potensi sumber daya yang ada. Termasuk berkoordinasi dengan BPBD Provinsi NTT. 

Dia mengatakan, evakuasi untuk warga rentan telah dilakukan pasca kejadian bencana alam. Sementara beberapa warga masih bertahan di lokasi untuk menjaga keamanan desa. 

"Tanah itu bergerak. Sinyal itu sudah terjadi hampir satu minggu sebelumnya. Itu kita evakuasi 10 KK," katanya. 

Awal kejadian, pihaknya menggunakan sistem manual sebagai peringatan penanganan bencana. Saat ini, semua warga telah dievakuasi dan ditempatkan di GOR TTS maupun berada di rumah warga yang letaknya lebih aman. 

Army menjelaskan, Pemkab telah menyiapkan lahan untuk persiapan relokasi bagi warga. Lahan itu juga sudah dikonsultasikan ke Kementerian Kehutanan yang selama ini dibawa tanggung jawabnya. 

Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Mayat Pria yang Terapung di Sungai Noebesi TTS

Dia berkata, pekan ini dirinya akan berkoordinasi lagi mengenai kelanjutan kesiapan lahan agar dilakukan relokasi bagi warga yang letaknya sekitar 2 kilometer dari lokasi bencana. 

"Yang dipersiapkan, memang bukan untuk semua, kita masih siapkan lima hektar. Nanti kita kapling-kapling," katanya. 

Dia mengatakan, analisis terhadap relokasi ini terus dilakukan. Setelah libur lebaran, Pemkab mulai intens untuk hal itu. Nantinya, tempat bencana itu digunakan sebagai ladang bagi warga setempat. 

Army menyebut, Pemkab TTS juga menyiapkan lebih dari Rp 2 miliar dana NTT yang bisa digunakan dalam penanganan bencana alam di wilayah itu. 

"Senin akan turun ke lokasi. Kita minta semua pelaku proyek yang ada di TTS, bisa turunkan alat berat supaya membantu pemerintah. Selain alat berat milik pemerintah. Jadi kita akan lebih maksimal," katanya. (fan) 

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved