Amerika Serikat
Dua Astronot Kembali ke Bumi dengan Selamat Setelah Terdampar 9 Bulan di Ruang Angkasa
Selanjutnya, mereka diterbangkan dengan helikopter ke Houston, tempat mereka memulai program rehabilitasi selama 45 hari.
Tujuannya mengakomodasi kedua kru tersebut, yang kini dikenal sebagai astronot terdampar.
Minggu pagi, tim bantuan yang disebut Crew-10 berlabuh di stasiun, membuka jalan bagi tim Crew-9 untuk berangkat.
Masa tinggal Wilmore dan Williams selama 286 hari melebihi rotasi ISS enam bulan, tetapi baru menempati peringkat keenam di antara rekor AS untuk durasi misi tunggal.
Frank Rubio memegang posisi teratas dengan 371 hari pada 2023, sedangkan rekor dunia masih dipegang kosmonot Rusia, Valeri Polyakov yang menghabiskan 437 hari berturut-turut di stasiun Mir.
Hal itu menjadikan sembilan bulan masa tinggal Wilmore dan Williams di luar angkasa sesuai rencana dalam hal risiko kesehatan, menurut Rihana Bokhari dari Pusat Kedokteran Luar Angkasa di Baylor College of Medicine, kepada AFP.
Tantangan terbesarnya ialah seperti kehilangan otot dan ukuran tulang, pergeseran cairan yang dapat menyebabkan batu ginjal dan masalah penglihatan, serta penyesuaian keseimbangan saat kembali ke gravitasi.
Namun, kondisi tak terduga dari masa tinggal mereka yang lama, jauh dari keluarga dan awalnya tanpa cukup perlengkapan, menarik perhatian dan simpati publik.
"Jika Anda tahu Anda pergi bekerja hari ini dan akan terjebak di kantor selama sembilan bulan ke depan, Anda mungkin mengalami serangan panik," ujar Joseph Keebler, psikolog di Universitas Aeronautika Embry-Riddle.
"Orang-orang ini menunjukkan ketahanan yang luar biasa," ujarnya.
Sumber: Kompas.com
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
Korban Tewas dalam Musibah Banjir di Texas Mencapai 78 Orang, Pencarian Berlanjut |
![]() |
---|
Banjir Bandang Melanda Bumi Perkemahan di Texas, 20 Anak Perempuan Hilang |
![]() |
---|
Perseteruan Elon Musk dan Trump Makin Memanas, Singgung Rencana Pemakzulan |
![]() |
---|
Elon Musk Hadir di Gedung Putih dengan Mata Lebam, Ada Apa Gerangan? |
![]() |
---|
Universitas Harvard Menang Gugatan atas Pemerintahan Donald Trump |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.