Berita NTT Terkini

Menteri P2MI akan ke NTT Bahas Khusus Perlindungan Pekerja Migran

Melki mengajak para bupati se-NTT membahas isu perlindungan pekerja migran. 

|
Editor: Sipri Seko
Wikipedia
LAKA LENA - Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Laka Lena mengajak para bupati di NTT melakukan roadshow di kementerian. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding antusias menyambut kunjungan rombongan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Lakalena di kantor Kementerian P2MI di Jakarta, Senin 17 Maret 2025. Melki mengajak para bupati se-NTT membahas isu perlindungan pekerja migran. 

“Saya akan ke NTT. Kita bahas khusus perlindungan pekerja migran,” ujar Karding menanggapi sejumlah keluhan para bupati tentang perlindungan pekerja migran. 

Menurut Karding, perlindungan pekerja migran harus dimulai dari Tingkat desa. Pemerintah desa perlu berkomitmen untuk menjadi basis awal perlindungan pekerja migran. Bila perlu dengan membuat peraturan desa (Perdes) yang mengatur deteksi dini terhadap peluang pengiriman pekerja migran yang tidak sesuai prosedur. 

Inisiatif ini, oleh Karding, disebut sebagai Desa Migran Emas. Deteksi dini dari tingkat desa menjadi keharusan untuk memastikan pelaksanaan mandat Presiden Prabowo kepada Kementerian baru ini. 

Ada dua hal yang ditekankan Presiden Prabowo. Pertama, kurangi human trafficking dan segala bentuk kekerasan terhadap pekerja migran. Kedua, pekerja yang dikirim ke luar negeri harus merupakan Angkatan kerja yang terampil dan terlatih. 

Karding mengungkapkan, saat ini ada permintaan sekitar 1,7 juta tenaga kerja dari luar negeri. Sementara, baru ada 297 ribu yang bisa terpenuhi. Itu artinya, permintaan terhadap pekerja migran Indonesia masih besar. 

“Hal ini akan menjadi semakin menarik jika kita mempersiapkan pekerja migran dengan keterampil dan hal-hal lain yang dibutuhkan,” jelas Karding. 

Menanggapi permintaan Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, Karding menjamin akan menghadirkan sarana kesehatan (sarkes) khusus untuk pemerikasaan kesehatan pekerja migran dan layanan imigrasi di Larantuka, ibukota Flores Timur. 

Anton Doni juga mengajak Karding untuk hadir pada peluncuran program pemagangan pekerja Flotim ke Jepang pada April 2025. “Pak Menteri perlu ke Larantuka untuk melihat dari dekat masalah di lapangan, termasuk budaya merantau di masyarakat kami,” ungkap Anton Doni.

Karding juga mengapresiasi sejumlah inisiatif dari para bupati untuk terus memperkuat angkatan kerja di semua lapisan di daerah masing-masing. Bupati Manggarai Barat, Edi Endi berbicara tentang optimalisasi Balai Latihan Kerja (BLK) di wilayahnya di Labuan Bajo dan sekitarnya. 

Sementara Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Wulla menyatakan kesiapannya untuk memasok pekerja yang terlatih dan terdidik, jika kepadanya diberikan sejumlah kriteria dari Kementerian P2MI. (*)

 

Baca berita POS KUPANG lainnya di GOOGLE.NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved