Selasa, 14 April 2026

Rote Ndao Terkini

Siswa SD Inpres Moklain Rote Ndao NTT Tutup Jalan Berlubang

Siswa SD Inpres Moklain Kecamatan Rote Ngah, Kabupaten Rote Ndao Provinsi NTT sibuk menambal jalan berlubang

Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
TIMBUN JALAN BERLUBANG - Anak-anak SD Inpres Moklain, Rote Tengah menggenggam satu batu didampingi Kepala Sekolah dan guru untuk menimbun jalan berlubang di Dusun Batuleli. Rabu, (26/2/2025). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti

POS-KUPANG.COM, BA'A - Yang lain sibuk makan bergizi gratis, pagi-pagi, puluhan pelajar berseragam merah putih bersandingan bahu berlangkah satu dua tiga di laluan Batuleli, Desa Persiapan Lidaloak, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi NTT, Rabu, (26/2/2025).

Tak ayal, anak-anak itu dari SD Inpres Moklain. Mereka tidak sendiri, tetapi ditemani oleh Kepala Sekolah, Desias Lalay didampingi sejumlah guru.

Terbakar kepedulian lingkungan, tangan-tangan mungil, masing-masing memilih satu batu untuk menimbun jalan menganga di bilangan Dusun Batuleli.

Jalan ini sudah berangsur tahun lamanya tak terjamah tangan pemerintah. Bahkan jalan ini sudah seringkali makan korban.

Berbekal media seadanya, seperti karung bekas dan bakul, anak-anak SD Inpres Moklain mulai bekerja. 

Bukan tidak sekolah, mereka memanfaatkan waktu istirahat selepas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

"Tadi pagi ada anak SMA yang celaka. Gigi sampai patah," singkat Kepala Sekolah Dasar Inpres Moklain, Desias Lalay, kepada POS-KUPANG.COM.

Ia mengaku, peristiwa kecelakaan sering terjadi di jalan Dusun Batuleli tersebut.

Baca juga: Sekda Rote Ndao : Semua Bisa Jemput Bupati dan Wabup di Bandara 3 Maret 2025

Menyikapi insiden itu, Desias lantas menggerakkan murid-muridnya untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan.

Aksi ini menurut dia, harus ditanamkan sejak dini, untuk membentuk karakter yang baik kepada anak, sebelum beranjak dewasa.

"Ini sangat penting untuk pembentukan karakter. Dan harus dimulai dari kecil," tutur Desias.

Dengan instrumen tradisional, kata dia, para murid membawa batu yang dipilih masing-masing dan menimbun jalan berlubang.

"Kita manfaatkan jam istirahat untuk kerja bakti. Kami berharap, sekiranya jalan di Batuleli ini segera diperbaiki oleh Pemerintah," tandasnya.

Aksi ini pun memantik respon Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved