Senin, 4 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Sabtu 22 Februari 2025, Teladan Bagi Kawanan Domba

dipandang Yesus sebagai yang benar dan pasti karena diyakini bahwa Petrus memang bergaul akrab dan intim dengan Yesus.

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-RP MARKUS TULU SVD
RENUNGAN - RP. Markus Tulu SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik Sabtu (22/2/2025), Teladan Bagi Kawanan Domba 

Oleh : RP Markus Tulu SVD

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Sabtu 22 Februari 2025 ditulis RP Markus Tulu SVD berjudul, Teladan Bagi Kawanan Domba.

RP Markus Tulu SVD menulis renungannya merujuk pada Bacaan, 1Ptr. 5:1-4; Mat. 16:13-19.

Berikut ini teks lengkap renungan yang ditulis oleh RP Markus Tulu SVD hari ini.

Pada Pesta Takhta Santo Petrus, Rasul; Kita umat beriman diajak untuk menyelami, mengakui dan menghormati santo Petrus sebagai wakil Kristus dan gembala tertinggi gereja yang mempunyai kuasa rohani atas segenap anggota gereja.

Kuasa Petrus ini lazim disebut primat Petrus, yang diberikan langsung oleh Yesus sebelum kenaikan-Nya ke Surga. 

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 20 Februari 2025, “Tetapi Menurut Kamu"

Primat Petrus ini yang kemudian dalam sejarah hidup gereja khususnya gereja Katolik terus diwariskan ke Paus dan disebut dengan primat Paus. 

"Engkau adalah Petrus, dan di atas batu karang ini akan Kudirikan jemaat-Ku, dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Surga". 

Inilah kuasa yang diberikan Yesus itu. Kuasa ini diberikan persis sesudah Petrus menjawabi dengan benar dan pasti atas pertanyaan yang diajukan Yesus kepada murid-murid-Nya. "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup." 

Jawaban Petrus itulah yang menjadi dasar diberikan kuasa kepadanya oleh Yesus. Jawaban Petrus yang dipandang Yesus sebagai yang benar dan pasti karena diyakini bahwa Petrus memang bergaul akrab dan intim dengan Yesus.

Itukah sebabnya mengapa Petrus bisa menjawabnya dengan benar dan pasti. Karena Petrus memang sungguh mengenal Yesus. Dia tidak saja menjadi salah seorang murid Yesus dan hidup bersama dengan Yesus

Tapi dia memang benar-benar menyatu intens dan intim dengan Yesus. Di sini sebagai orang beriman, kita ditantang, apakah kita mengenal Yesus? Sebagai apakah Yesus itu untuk kita? 

Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan terpaksa, tapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah.

Jangan karena mau mencari keuntungan tapi dengan pengabdian diri serta menjadi teladan bagi kawanan domba yang ada.

Pesan inilah yang bisa juga mungkin menjadi ujian bagi kita untuk mengenal Yesus secara benar dan pasti. 

Kita diminta untuk mengabdikan hidup kita dengan sukarela dan menjadi teladan. 

Karena dengan cara itu kita bisa membangun relasi yang akrab dan intim dengan Yesus dan dengan itu kita mengenal Yesus.(PMT)


Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved