Prakiraan Cuaca
Waspada, BMKG Sebut Bibit Siklon 99S Masih Berdampak Terhadap Cuaca NTT Sepekan ke depan
Waspada, BMKG Sebut Bibit Siklon 99S Masih Berdampak Terhadap Cuaca NTT dan Sejumlah Wilayah di Indonesia sepekan ke depan.
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM - Waspada, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geosifika atau BMKG memprediksi Bibit Siklon 99S di Samudra Hindia sebelah selatan NTT masih berdampak pada Cuaca NTT dan sejumlah wilayah Indonesia sepekan ke depan.
Dampak itu berupa peningkatan curah hujan di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, Pesisir Selatan Jawa.
BMGK mengungkapkan, NTT berpotensi dilanda hujan lebat hingga sangat lebat pada periode 21-23 Februari 2025.
Selain NTT, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua juga perlu mewaspadai kondisi cuaca ekstrenm pada periode tersebut.
Baca juga: Prediksi Cuaca Hari Ini,BMKG Beri Peringatan Kota-Kota di Indonesia Waspada Hujan, NTT Hujan Sedang
BMKG juga mengatakan, pola angin masih didominasi dari benua Asia, menandakan Angin Monsun Baratan yang membawa massa udara basah ke wilayah Indonesia.
Sedangkan fenomena MJO diperkirakan aktif di sebagian Maluku Utara, Maluku, dan sebagian Papua.
Di luar itu, sirkulasi siklonik diprediksi akan terjadi di beberapa wilayah perairan, yaitu Samudra Hindia Barat Aceh, Samudra Hindia Barat Daya Banten, Laut Natuna, dan Samudra Pasifik Utara Papua Barat.
Keberadaan sirkulasi siklonik tersebut menginisiasi terjadinya perlambatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) pada wilayah Sumatera bagian selatan, pesisir utara Jawa, Laut Jawa, Sulawesi bagian selatan, Laut Flores, Laut Banda, dan Papua Bagian Selatan.
"Sirkulasi siklonik ini mampu menyebabkan terjadinya kondisi cuaca signifikan hingga ekstrem dalam periode yang harian pada pekan ini," bunyi bagian dari prospek cuaca periode 21-27 Februari 2025 yang dikeluarkan BMKG.
Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis, labilitas lokal sedang hingga kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, NTT, Maluku Utara, Maluku, Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan. Oleh karena itu, potensi intensitas hujan secara lokal akan meningkat yang terjadi menjelang siang hingga mereda di malam hari di wilayah-wilayah tersebut.
Berikut ini daftar daerah yang perlu mewaspadai adanya peningkatan hujan dengan intensitas lebat-sangat lebat seminggu ke depan menurut BMKG,
Baca juga: Bibit Siklon 99S Berpotensi jadi Siklon Tropis, BMKG Ingatkan NTT dan NTB waspada Cuaca Ekstrem
Periode 21 – 23 Februari 2025:
Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.
Periode 24 – 27 Februari 2025:
Sumatera Selatan, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.