Kabupaten Kupang Terkini
Kelompok Tani Getsemani Mere Desa Tumbaun Optimalkan Lahan Sawah Dukung Swasembada Pangan
Dalam satu tahun, sawah ini mampu menghasilkan sekitar belasan ton gabah padi dalam sekali panen.
Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG.COM- Ryan Tapehen
POS KUPANG.COM, OELAMASI - Masyarakat Dusun Mere Desa Tunbaun Amarasi Barat mengoptimalkan lahan sawah mereka seluas 5 hektar yang selalu diolah selama dua musim tanam demi mendukung program swasembada pangan Nasional.
Optimalisasi lahan pertanian ini juga didukung TNI-Polri yakni Bhabinkamtibmas Desa TunbaunAipda Aprianus Markus Passu, bersama Babinsa Ramil 1604 Amarasi, Sertu Lorenzo Ximenes serta PJ Kepala Desa Tunbaun, Leonardus Dirman.
Mereka melakukan penanaman bersama, Kamis 20 Februari 2024 siang dengan menanam padi varietas Ciherang.
PPL Pertanian Kecamatan Amarasi Barat, Bernad Umbu Siwa, juga ikut memberikan pendampingan teknis kepada para petani.
Baca juga: Perhimpunan Penyuluh Pertanian di Kabupaten Kupang NTT Siap Dukung Swasembada Pangan Nasional
Ketua Kelompok Tani Margareta Koy Asfel mengungkapkan lahan persawahan kelompok tani Getsemani Mere memiliki luas sekitar 5 hektar, dengan petani sebanyak 15 orang.
Dalam satu tahun, sawah ini mampu menghasilkan sekitar belasan ton gabah padi dalam sekali panen.
Sementara itu, pada musim kemarau, lahan ini dimanfaatkan untuk menanam hortikultura seperti sayur-sayuran, tomat, cabai, dan tembakau.
Bhabinkamtibmas Desa Tunbaun Aipda Aprianus Markus Passu pada kesempatan itu juga melakukan silaturahmi dengan perangkat desa serta menyampaikan berbagai himbauan kamtibmas kepada warga.
Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai dapur hijau dengan menanam sayuran guna mencukupi kebutuhan rumah tangga dan mendorong kelompok tani lebih aktif dalam persiapan lahan pertanian.
Selain itu, ia memberikan peringatan agar masyarakat menjaga keamanan, kerukunan, dan ketertiban di lingkungan sekitar serta tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks di media sosial yang dapat memecah belah persatuan serta me tengah musim hujan, serta berhati-hati dalam beraktivitas, terutama di daerah rawan bencana, serta mewaspadai petir saat berada di area persawahan atau tempat terbuka.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga dan diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Desa Tunbaun.(ary)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tanam-padi-bersama-di-sawah.jpg)