Liputan Khusus

Lipsus - Paulus Apremoi Dinyatakan Sehat, Ikut Gladi di Monas

Keduanya meminta dukungan doa dari seluruh masyarakat Rote Ndao agar terus diberi kesehatan, kekuatan hidup

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
GLADI KOTOR - Bupati dan Wabup Rote Ndao, Paulus Henuk dan Apremoi Dethan saat gladi kotor jelang pelantikan di Jakarta Pusat, Selasa, (18/2/2025)   

POS-KUPANG.COM, BA'A - Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan sehat, Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao terpilih, Paulus Henuk-Apremoi Dudelusy Dethan mengikuti gladi kotor pelantikan bersama seluruh kepala daerah terpilih se-Indonesia di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, (18/2).

Sebelum gladi dimulai, Bupati Rote Ndao terpilih, Paulus Henuk mengungkapkan perasaannya menjelang pelantikan yang jatuh pada Kamis, (20/2) besok.

"Lebih sehat selalu, optimis selalu untuk Rote Ndao lebih baik," singkat Paulus.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Rote Ndao terpilih, Apremoi Dudelusy Dethan.

"Puji Tuhan kita semua sehat, saya dan Pak Paulus sehat. Hari ini kami akan mengikuti kegiatan gladi kotor,” ujar Apremoi.

Keduanya meminta dukungan doa dari seluruh masyarakat Rote Ndao agar terus diberi kesehatan, kekuatan hidup sehingga sukses mengikuti pengambilan sumpah/janji jabatan.

Pada Selasa (18/2) pagi, kawasan Monas, Jakarta ratusan kepala daerah dari berbagai wilayah mendapat pengarahan gladi sebelum pelantikan kepala daerah serentak pada 20 Februari 2025 mendatang.

Mereka akan mengikuti gladi bersih sebelum pelantikan selama dua hari, yaitu pada Selasa dan Rabu, 18-19 Februari 2025.

Para kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 itu dikumpulkan di tenda berukuran panjang. Mereka langsung diarahkan untuk menempati kursi di tenda sesuai pembagian pletonnya. Total ada 30 pleton yang membagi kepala daerah di setiap wilayah.

Pantauan Tribun di lokasi, sejumlah gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota di sejumlah daerah terlihat mengikuti pengarahan yang diadakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Mereka terlihat kompak memakai pakaian olahraga, dengan setelan kaus putih dan celana training. Terlihat, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Bali, I Wayan Koster - I Nyoman Giri Prasta telah tiba di lokasi sejak pagi.

Lalu, ada Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak, Gubernur Jawa Tengah terpilih Ahmad Luthfi, Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Lampung, Rahmat Mirzani-Jihan Nurlela, Gubernur terpilih NTT Emanuel Melkiades Laka Lena serta Gubernur terpilih Banten Andra Soni.

Dalam gladi bersih pertama ini, seluruh kepala daerah terpilih akan diberikan pengarahan teknis untuk agenda pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta pada 20 Februari 2025. Sekira pukul 08.00 WIB, acara gladi bersih dibuka dengan gerakan pemanasan perenggangan otot yang dipimpin oleh personil kepolisian.

Para kepala daerah diminta untuk melakukan gerakan menggerakan pergelangan kaki serta tangan. Mereka juga diarahkan mengatur pernapasan.

Personil kepolisian juga memberikan instruksi bagi para kepala daerah melakukan sikap sempurna, penghormatan serta jalan di tempat. Para kepala daerah diberikan contoh cara hormat serta jalan di tempat yang benar.

Tepat pada pukul 08.40 WIB, para kepada daerah diminta mempraktikan peraturan baris berbaris (PBB) yang telah dilatih di halaman Monas. Dipimpin petugas kepolisian, para kepala daerah mulai mempraktikan PBB dengan serius.

Saat tengah terik sinar matahari, para kepala daerah pun berjalan dengan aba-aba. Sikap sempurna juga diperlihatkan para kepala daerah terpilih ini.

Mereka tampak serius mengikuti instruksi baris berbaris. “Jalan di tempat…, maju jalan,” seru instruksi kepada para kepala daerah.

Beberapa dari kepala daerah bahkan sampai mencopot jaket serta mengenakan topi untuk menghalau sinar matahari. Mereka pun ‘dijemur’ kurang lebih 15 menit.

Satu sama lain juga memberi semangat agak langkah kaki bisa berirama. Adapun, kepala daerah harus meminta handuk ke para ajudan, karena keringat mereka sudah mulai membasahi wajah.

Membakar semangat, para kepala daerah juga menyanyikan lagu ‘Halo-halo Bandung’ agar kegiatan mereka ini tetap berjalan lancar.

Sebelumnya, ratusan kepala daerah terpilih telah melakukan pemeriksaan kesehatan di Kantor Kemendagri menjelang pelantikan dan retret. Dimana, pemeriksaan digelar selama dua hari, yaitu pada 16 - 17 Februari 2025.

Presiden Prabowo Subianto diagendakan melantik ratusan kepala daerah terpilih secara serentak pada Kamis, 20 Februari mendatang. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 13 Tahun 2025 tentang tata cara pelantikan kepala dan wakil kepala daerah.

Ada 481 kepala daerah dari total 505 kepala daerah terpilih yang akan dilantik Presiden secara serentak. Adapun 22 dari 24 kepala daerah yang sudah ditetapkan tetapi tidak dilantik serentak oleh Presiden berasal dari Provinsi Aceh.

Imbas gladi bersih tersebut arus lalu lintas di depan Taman Pandang Istana, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat mengalami kemacetan. Karena banyaknya kendaraan bermotor roda empat milik para pendamping kepala daerah terpilih yang parkir di pinggir jalan. Ini membuat terjadi penyempitan jalur di lokasi.

Polisi militer dan Satpol PP tampak sibuk mengatur arus di Taman Pandang. Selain itu lewat pengeras suara, Polres Metro Jakarta Pusat berkali - kali mengimbau kepada pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan untuk dimasukkan ke dalam kawasan silang Monas.

Adapun di kawasan Silang Monas tepatnya depan Istana Negara sedang berlangsung kegiatan gladi kotor pelantikan kepala daerah terpilih. Ratusan kepala daerah terpilih dan tamu undangan maupun para pendampingnya, tumpah ruah di lokasi.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan bahwa sebanyak 481 pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (20/2).

Sementara itu, dia menyebut bahwa sebanyak 503 pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 akan menjalani pembekalan atau retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada 21-28 Februari 2025.

“Sisanya itu (22 kepala daerah) kepala daerah di Aceh yang sudah dilantik. Jadi, tidak dilantik (Kamis), karena sudah dilantik di Aceh,” kata Bima dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin, ketika menjelaskan jumlah total yang dilantik dan mengaitkannya dengan peserta pembekalan.

Menurut dia, pelantikan akan diselenggarakan di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Kamis mulai pukul 10.00 WIB. Sebelum menjalani pelantikan, 481 pasangan calon tersebut akan mengikuti pengarahan oleh Sekretaris Kemendagri Tomsi Tohir di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada pukul 07.00 WIB.

Pada Rabu (19/2), calon pasangan kepala dan wakil kepala daerah terpilih tersebut akan menjalani gladi terkait dengan pelantikan. Setelah menjalani pengarahan dan pelantikan, para kepala daerah akan mengikuti pembekalan di Akmil pada 21-28 Februari 2025.

Rekayasa Lalin

Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas pada pelantikan ratusan kepala daerah di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (20/2). Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menuturkan rekayasa lalu lintas dilakukan demi mendukung kelancaran pelantikan kepala daerah.

"Kepolisian menjamin Kamseltibcar lantas yang aman dan nyaman bagi warga masyarakat yang akan melintas obyek pelantikan," katanya.

Latif berujar rekayasa lain dimulai pukul 06.00 WIB hingga selesai. Pihak kepolisian juga telah menyiapkan tempat parkir kendaraan bagi peserta pelantikan.

"Seluruh kendaraan peserta pelantikan maupun pendukungnya diarahkan untuk parkir di Cawan Monumen Nasional (Monas)," tambahnya.

Berikut rute yang dialihkan saat pelantikan kepala daerah:

1. Arus lalu lintas dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju Jalan Veteran diluruskan ke TL (traffic light) Harmoni.

2. Lalu lintas dari Jalan Mertim yang akan menuju Istana Negara dibelokan ke kanan Jalan Perwira.

3. Arus lalu lintas dari jalan Ridwan Rais yang akan menuju Jalan Mersel diluruskan ke Jalan Mertim.

4. Arus lalu lintas dari Jalan M. H. Thamrin menuju Patung Kuda dibelokan ke kiri ke Jalan Kebon Sirih.

5. Dari Jalan Abdul Muis yang akan belok ke kiri jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Fachrudin dan arus lalu lintas dari jalan Fachrudin yang akan belok kanan ke jalan Budi Kemuliaan diluruskan ke Jalan Abdul Muis.

6. Arus lalu lintas dari Jalan Hayam Wuruk yang akan lurus ke Jalan Majapahit dibelokan ke kiri ke Jalan Juanda dan arus dari Jalan Suryo Pranoto yang akan menuju IR. H. Juanda dibelokan ke kiri Jalan Gajah Mada.

7. Arus lain dari Jalan Katedral yang akan menuju ke Jalan Veteran dibelokkan ke kanan arah Pasar Baru.

8. Arus lain dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju ke Jalan Veteran diluruskan ke arah TL Harmoni.

9. Arus lain dari Jalan Veteran Raya yang akan menuju ke Jalan Veteran II diluruskan ke arah TL Harmoni.  

Dapat Pengalaman Menarik

Gubernur Maluku Utara terpilih, Sherly Tjoanda mengaku mendapatkan pengalaman menarik dari kegiatan pelatihan baris berbaris saat gladi kotor tersebut.

"Pengalaman hari ini menarik, kami dilatih dari tim Kemendagri. Latihan baris-berbaris secara kompak dan benar untuk persiapan pelantikan 20 Februari nanti, semua pada dasarnya hanya tata cara, jadwal dan seragam serta doa," kata istri dari almarhum Benny Laos ini kepada awak media di Kawasan Monas, Selasa (18/2).

Senada dengan itu, Gubernur Jawa Tengah terpilih Ahmad Luthfi juga menyatakan Latihan baris-berbaris diyakini bertujuan untuk membangun kekompakan antar kepala daerah.

"Tadi dilatih gerakan-gerakan yang akan dilakukan pada saat pelantikan agar pada pelaksanaan nanti kita serempak punya kesatuan gerak dan tindak jadi kita latih. Saya yakin sudah bagus sekali dan para gubernur, bupati, walikota, terpilih melakukan dengan suka riang," jelas dia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa mengatakan kegiatan ini dijadikan sebagai ajang silaturahmi akbar. Dia mengaku bahagia karena suasana yang terjadi sangat cair antar kepala daerah.

Menambahkan hal itu, Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih Andra Soni dan Dimyati juga mengaku tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti Latihan baris berbaris pagi ini. Hanya saja memang fisik harus dijaga dengan istirahat cukup dan juga minum vitamin.

"Persiapan khusus tidak ada tapi kita jaga kondisi aja, minum vitamin istirahat cukup, maka harus tahu baris berbaris walau dulu-dulu pernah tapi banyak lupa juga kesan pertama bagus," pungkas mereka. (tribun network/dan/nas/wly/liputan6.com)  

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

POS KUPANG/HO
GLADI KOTOR - Bupati dan Wabup Rote Ndao, Paulus Henuk dan Apremoi Dethan saat gladi kotor di Monumen Nasional (Monas), Selasa (18/2)  jelang pelantikan yang akan berlangsung di Istana Negara, Kamis (20/2).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved