Pria di Kupang Jatuh di Bak

Tewas di Bak Air, Keluarga Sebut Korban Tak Bisa Berenang 

Anggota Polsek Kota Raja dan Polresta Kupang Kota ke lokasi kejadian dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang.

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Proses evakuasi jenazah pria yang belum diketahui identitasnya di RT 32 / RW 09, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Sabtu, (18/1/2025) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Mayat pria yang dievakuasi di bak air di RT 32 / RW 09, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Sabtu, (18/1/2025) akhirnya terkuak.

Pria yang diketahui bernama Febriano Rafael Lama Mana (20), warga perumahan BTN Kolhua, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Kakak korban, Riko Mana (35) mengaku kalau sehari sebelum ditemukan, Jumat 17 Januari 2025 malam sekitar pukul 20.00 Wita, korban meminta izin pergi minum-minum dengan temannya.

Namun korban tidak menyampaikan akan minum di mana dan dengan siapa. Riko sendiri baru mengetahui peristiwa ini setelah ada warga memposting di media sosial tiktok, sehingga langsung menuju lokasi kejadian.

Kakak korban juga memastikan kalau korban tidak bisa berenang.

Baca juga: Modus Bantu Cairkan Dana Bansos, Bhabinkamtibmas Kolhua Bekuk Pelaku di Rumah Warga

Sementara itu Leni Kase (43), salah satu warga di sekitar lokasi kejadian mengaku mendengar ada suara teriakan dari anak-anak kecil, kalau ada  orang yang tenggelam di dalam bak air.

Leni bersama masyarakat sekitar langsung ke lokasi kejadian dan melihat korban di dalam bak penampung air.

Pada Jumat malam, warga di sekitar lokasi sempat melihat sepeda motor korban sudah terparkir di pinggir bak penampung air. Tetapi warga tidak curiga kalau ada orang jatuh ke dalam bak air tersebut.

Anggota Polsek Kota Raja dan Polresta Kupang Kota ke lokasi kejadian dan mengevakuasi jenazah ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang.

Saat dievakuasi, korban ditemukan tidak menggunakan celana dan setengah telanjang. Sekitar lokasi kejadian, didapati bekas tinja manusia di pinggir bak penampung air.

Selain itu ditemukan pula satu unit sepeda motor honda vario nomor polisi DH 4707 HD serta sandal korban berwarna hitam, di tepi bak penampung air.

Pihak Kepolisian juga meminta keterangan dari sejumlah saksi, dan mengamankan beberapa barang bukti.

Bak penampung air tempat korban ditemukan  memiliki panjang sekitar 6 meter, lebar sekitar 10 meter, dan kedalamannya sekitar 6 meter. Kondisi air dalam bak tersebut setinggi pinggang orang dewasa, dan dipenuhi sampah. (cr19)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved