Pria di Kupang Jatuh di Bak
Jenazah Pria di Evakuasi dari Bak Air, Ketua RT Tegaskan Bukan Warganya
Awalnya proses evakuasi melibatkan kepolisian, babinsa, dan aparat keamanan dan desa setempat bersama warga sambil menunggu Tim SAR tiba di lokasi.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Jenazah seorang pria dewasa dievakuasi dari bak air yang berlokasi di RT 32 / RW 09, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada Sabtu, (18/1/2025).
Janazah yang belu diketahui identitasnya tersebut dikabarkan mengapung di bak air tua, yang berada tidak jauh dari pematang sawah di lokasi tersebut.
Disaksikan POS-KUPANG.COM, proses evakuasi berlangsung alot. Sekitar pukul 16.30 wita warga berbondong-bodong menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Lokasi TKP tersebut berupa bak air yang diperkirakan dalamnya sekitar 5 sampai 6 meter. Tampak digenangi air dan sampah. Bak tersebut terbuat dari semen dan terdapat tiga tiang yang berada di tengah bak. Bak tersebut napak belum selesai dibangun, namun telah lama ditingali karena di diding bak terdapat lumut dan tanaman merambat.
Sedangkan disamping bak tersebut terdapat tumpukan pasir dan bebatuan, serta fondasi bangunan. Bak air tersebut dalam kondisi terbuka dan tidak memiliki pagar pembatas.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pria di Kupang Jatuh di Bak Air, Proses Evakuasi Jenazah Jadi Tontonan Warga
Awalnya proses evakuasi melibatkan kepolisian, babinsa, dan aparat keamanan dan desa setempat bersama warga sambil menunggu Tim SAR tiba di lokasi.
Mayat pria tersebut tampak tertutup sampah dan lumut yang mengapung. Warga berusaha mendorong mayat tersebut, dengan bambu yang ada TKP.
Selain itu warga dan aparat berusaha menjulurkan tangga untuk membantu proses efakuasi. Namun dikarenakan kolam tersebut dalam aparat dan warga mengusahakan cara evakuasi yang lain.
Tak lama kemudian Basarnas datang dengan peralatan evakuasi dan langsung mengevakuasi jenazah. Jenazah kemudian di masukan ke kantong jenazah dan dibawa dengan ambulaanxe menuju RS. Bhayangkara Titus Uly Kupang.
Ketua RT 32, Petrus M. menegaskan pria tanpa identitas tersebut bukan merupakan warga yang berdomisili di wilayahnya.
“Saya juga datang terlambat karen baru tahu informasi dari warga. Jenazah ini bukan warga saya, dan saya tidak tahu identitasnya,” kata Petrus, Sabtu, (18/1/2025).
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Oebufu Tanam Sayur di Pekarangan Warga
Petrus menambahkan dirinya tidak mengetahui identitas mayat tersebut. Baik air tersebut menurutnya telah lama kosong.
Sementara itu Kanit Pidum Satreksrim Polresta Kupang Kota, Ipda Syahri Fajar Hamika mengatakan belum mengetahui identitas mayat tersebut.
"Mayat berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan tenggelam di dalam bekas bak penampung air," ujar Kanit Pidum Satreksrim Polresta Kupang. Identitasnya juga belum kami ketahui," ujarnya di lokasi kejadian.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.