NTT Terkini
Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk NTT Turun 0,0007 Poin Pada September 2024
Matamira menyebut, pada September 2024, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Provinsi NTT yang diukur menggunakan gini ratio adalah sebesar 0,3155
Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Provinsi NTT mengalami penurunan 0,0007 poin pada September 2024 jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2024.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik NTT, Matamira B Kale melalui online streaming di Kupang, Rabu (15/1/2025).
Matamira menyebut, pada September 2024, tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Provinsi NTT yang diukur menggunakan gini ratio adalah sebesar 0,3155.
“Angka ini menurun 0,0007 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2024 yang sebesar 0,3162 dan menurun 0,0095 poin jika dibandingkan dengan gini ratio Maret 2023 yang sebesar 0,3250,” kata Matamira.
Untuk gini ratio di daerah perkotaan pada September 2024, kata Matamira, tercatat sebesar 0,282, yang mana angka ini naik dibanding gini ratio Maret 2024 yang sebesar 0,281 dan turun jika dibandingkan gini ratio Maret 2023 yang sebesar 0,299.
Baca juga: BPS Kabupaten Kupang Berikan Piagam Penghargaan ke Pemkab Kupang
Sementara, lanjutnya, untuk gini ratio di daerah perdesaan pada September 2024 tercatat sebesar 0,306, yang mana angka itu naik dibanding gini ratio Maret 2024 yang sebesar 0,305 dan turun jika dibandingkan gini ratio Maret 2023 yang sebesar 0,307.
“Berdasarkan ukuran ketimpangan Bank Dunia, distribusi pengeluaran pada kelompok penduduk 40 persen terbawah adalah sebesar 20,79 persen. Hal ini berarti pengeluaran penduduk pada September 2024 berada pada kategori tingkat ketimpangan rendah,” ungkapnya.
Dikatakan Matamira, jika dirinci berdasarkan daerah, di daerah perkotaan angkanya tercatat sebesar 23,03 persen yang berarti tergolong pada kategori ketimpangan rendah.
Sementara, tambahnya, untuk daerah perdesaan, angkanya tercatat sebesar 21,55 persen, yang berarti tergolong pada kategori ketimpangan rendah. (cr20)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.