Hasan Nasbi: Program Awal Makan Bergizi Gratis Menyasar 3 Juta Siswa, Bakal Naik Hingga Akhir tahun

Program makan bergizi gratis untuk para siswa di seluruh Indonesia kini mulai dilaksanakan. Pelayanan awal Januari – Maret 2025 ini untuk 3 juta orang

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
MAKAN GRATIS – Dalam Januari – Maret 2025 ini, pemerintah menyasar 3 juta anak untuk diberi makan bergizi gratis yang menjadi program primadona pemerintah dibawah Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka ini. 

POS-KUPANG.COM – Program Makan Bergizi Gratis untuk para siswa di seluruh Indonesia kini mulai dilaksanakan. Untuk pelayanan awal di Januari – Maret 2025 ini, akan menyasar 3 juta siswa yang tersebar di seluruh penjuru.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan/PCO, Hasan Nasbi terkait pelaksanaan kegiatan yang menjadi program primadona Presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka ini.

"Selama Januari hingga Maret 2025, diharapkan program MBG bisa menyentuh tiga juta penerima manfaat," kata Hasan Nasbi dalam siaran pers dikutip Senin (6/1/2025).

"Dan, jumlah tersebut akan terus bertambah hingga mencapai 15 juta siswa pada akhir tahun 2025 mendatang," ujar Hasan Nasbi.

Penerima makan bergizi gratis terdiri dari balita, santri, siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, serta ibu hamil dan ibu menyusui.

Pemerintah akan terus menambah jumlah penerima sepanjang tahun. Di tahun 2029 mendatang, jumlah penerima program makanan bergizi gratis tersebut ditargetkan akan mencapai 82,9 juta orang.

"Angka ini terus bertambah secara bertahap, hingga tahun 2029 target 82,9 juta penerima manfaat dapat terpenuhi," kata Hasan Nasbi.

Pada tahap awal, ada 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang mulai beroperasi, Senin ini.

Seiring bertambahnya jumlah penerima, jumlah dapur akan terus meningkat setiap hari.

Targetnya, ada 937 dapur yang dapat beroperasi pada akhir tahun 2025, dengan pelaksanaan secara bertahap sesuai dengan kesiapan masing-masing daerah.

Saat ini ada 140 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah terlibat dalam rantai pasok program MBG.

Ribuan UMKM, koperasi, dan BUMDes lainnya telah mendaftar dan tengah melalui proses evaluasi.

Dengan begitu, geliat perekonomian lokal dapat bergerak secara signifikan ke arah yang lebih baik, karena program MBG melibatkan para petani, peternak, dan UMKM setempat.

"Selain untuk penerima manfaat, program MBG menjadi penggerak ekonomi yang luar biasa dan diharapkan seluruh pihak yang terlibat bisa mendapatkan manfaat yang positif dari program ini," tutur Hasan Nasbi.

Sebagai informasi, pemerintah memulai program makan bergizi gratis Senin ini.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved