Konflik Israel Hamas
Pasukan Israel Bersihkan Rumah Sakit Gaza dari Teroris, Lancarkan Serangan Baru di Beit Hanoun
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menahan lebih dari 240 tersangka teroris dalam operasi di Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara.
POS-KUPANG.COM - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menahan lebih dari 240 tersangka teroris dalam operasi di Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara.
Penggerebekan tersebut selesai pada akhir pekan tanggal 28 Desember setelah militer Israel mengidentifikasi bahwa Hamas dan agen Jihad Islam Palestina telah kembali menggunakan daerah tersebut untuk tujuan teroris.
Dalam operasi lainnya, IDF mengirim dua brigade infanteri untuk mengepung Beit Hanoun dan mencari teroris di lingkungan utara Gaza.
IDF telah beroperasi di Gaza utara sejak awal Oktober, berupaya membersihkan kembali wilayah yang sebelumnya dibersihkan dari teroris selama kampanye melawan Hamas selama setahun.
Operasi multi-cabang ini dimulai di Jabaliya, di mana sekitar 70.000 warga sipil dievakuasi, dan beberapa ribu teroris dibasmi dan ditahan, menurut perkiraan IDF.
Unit infanteri, lapis baja, dan pasukan khusus digunakan di Jabaliya dan daerah di Beit Lahiya dan Beit Hanoun, dua wilayah Gaza utara lainnya yang dekat dengan perbatasan dengan Israel.
IDF mengirim Brigade Infanteri Kfir ke daerah sebelah barat Beit Hanoun pada tanggal 22 Desember setelah menyelesaikan operasi di Beit Lahiya.
Tiga tentara dari unit tersebut tewas dalam bentrokan di sebelah barat kota.
IDF kemudian mengirim brigade kedua ke Beit Hanoun untuk membersihkannya dari teroris.
“Menyusul intelijen sebelumnya mengenai keberadaan infrastruktur dan operasi teroris di wilayah tersebut, dan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan bagi penduduk komunitas di Israel selatan, Brigade Nahal mulai beroperasi semalaman melawan sasaran teror di wilayah Beit Hanoun,” kata IDF.
Pertempuran di Gaza utara telah menyaksikan banyak unit Israel melawan Hamas tanpa henti selama beberapa bulan. Misalnya, IDF mengatakan Brigade Nahal baru saja menyelesaikan operasi di Rafah sebelum dikirim ke utara. Brigade Kfir juga melakukan operasi serupa secara konstan.
Teroris di Beit Hanoun menembakkan beberapa roket jarak jauh ke Israel pada hari Sabtu di tengah operasi IDF di daerah tersebut. Ini merupakan serangan roket jarak jauh pertama dalam beberapa bulan terakhir dari Gaza.
Sebagian besar roket yang digunakan oleh teroris di Gaza telah dihancurkan, namun tampaknya roket tersebut diluncurkan ketika pasukan Israel mendekati area di mana roket-roket tersebut disembunyikan dan bersiap untuk ditembakkan.
Baca juga: Israel Serang Houthi di Yaman sebagai Respons terhadap Eskalasi yang Lambat
Angkatan Udara Israel menyerang daerah tersebut dan merilis gambar yang menunjukkan roket-roket tersebut disembunyikan dalam sebuah peluncur di dalam tanah.
Serangan udara tersebut menyebabkan roket lain diluncurkan dalam ledakan sekunder.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.