Natal 2024
Umat Eks Timor-Timur Membludak di Perayaan Natal Stasi Keluarga Kudus Nasaret Oebelo
Untuk mengatasi keterbatasan fasilitas, kata dia panitia yang dibentuk selalu menyediakan kursi tambahan dan tenda, meskipun belum sepenuhnya mencukup
Penulis: Ray Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ribuan umat Katolik memadati perayaan Natal di Stasi Keluarga Kudus Nasaret Oebelo, Paroki Sta. Maria Fatima Taklale, Keuskupan Agung Kupang, pada Rabu, 25 Desember 2024. Sebagian besar umat yang hadir merupakan eks Timor-Timur.
Disaksikan, Misa Natal yang dipimpin oleh Pastor Silvester, CMF, berlangsung khidmat, meskipun banyak umat yang harus berdiri atau duduk di luar gereja karena keterbatasan ruang.
Gedung gereja yang kecil tidak mampu menampung seluruh umat, sehingga beberapa dari mereka mengikuti misa yang berdiri di bawah pohon atau tempat duduk lainnya di luar area gereja.
Ketua Panitia Natal, Armindo Gonsalves, menyatakan bahwa persiapan telah dilakukan sejak awal bulan, tetapi keterbatasan dana menjadi tantangan utama.
"Kursi yang tersedia tidak mencukupi, sehingga banyak umat yang berdiri di luar. Kami panitia akan berupaya mempersiapkan lebih baik untuk perayaan berikutnya, baik Natal maupun Paskah," ungkap Armindo.
Ia menambahkan bahwa keamanan perayaan malam Natal dan Hari Natal dijaga oleh pihak kepolisian dari Polsek Kupang Tengah, Polres Kupang, serta bantuan dari organisasi THS-THM.
Baca juga: Pemerintah Salurkan 10 Ton Bantuan Pangan Beras Untuk Warga Desa Oebelo
Ketua Stasi, Hubertus Habun, juga mengungkapkan bahwa jumlah umat di stasi mereka mencapai 3.687 jiwa dari 760 kepala keluarga.
Jumlah umat yang besar ini, kata dia dibagi ke dalam 8 wilayah dan 24 Keluarga Umat Basis (KUB).
"Misa malam Natal kemarin umat membludak, hingga banyak yang harus duduk dan berdiri di luar gedung gereja. Kami setiap tahun melaporkan bahwa gereja ini secara fisik terlalu kecil untuk menampung seluruh umat," jelas Hubertus.
Menurut Hubertus, sekitar 90 persen umat di stasi ini merupakan eks pengungsi Timor-Timur, sementara sisanya adalah warga lokal.
Untuk mengatasi keterbatasan fasilitas, kata dia panitia yang dibentuk selalu menyediakan kursi tambahan dan tenda, meskipun belum sepenuhnya mencukupi.
Kata dia, perayaan Natal kali ini berlangsung aman dan nyaman berkat persiapan matang dari panitia serta dukungan pihak keamanan.
Umat diharapkan tetap menjaga semangat Natal, sembari berharap pada perbaikan fasilitas untuk perayaan mendatang.
"Kami berharap ke depannya dapat mempersiapkan lebih baik, agar umat dapat mengikuti misa dengan lebih nyaman dan khusyuk," tutup Hubertus.
Ia menambahkan bahwa, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan, salah satunya gedung, namun semangat Natal tetap menyala di tengah umat Stasi Keluarga Kudus Nasaret Oebelo. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.