Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 12 Desember 2024, “Hendaklah Ia Mendengar”
Mari kita luangkan waktu untuk merenungkan dan mendengarkan, baik dalam doa maupun melalui firman Tuhan
Oleh : Bruder Pio Hayon SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Kamis 12 Desember 2024,“Hendaklah Ia Mendengar”
Br. Pio Hayon, SVD. Hari Kamis Pekan Adven II
Kamis, 12 Desember 2024.
Bacaan I: Yes. 41: 13-20
Injil : Matius 11: 11-15
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Salam damai sejahtera untuk kita semua. Mendengar adalah salah satu kegiatan yang menggunakan alat pendengaran yaitu telinga.
Namun mendengar juga bisa diartikan tidak saja mendengar dengan telinga tetapi juga mendengarkan dengan hati.
Tindakan ini akan bisa terjadi kalau setiap orang yang mau mendengarkan itu selalu juga membuka dirinya terhadap panggilan orang lain dan memusatkan perhatiannya untuk mendengar.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Hari ini, kita merenungkan tema "...hendaklah ia mendengar" melalui bacaan dari Yesaya dan Injil Matius.
Kedua bacaan ini mengajak kita untuk memahami pentingnya mendengarkan suara Tuhan dalam hidup kita dan bagaimana kita merespons panggilan-Nya.
Dalam bacaan dari Yesaya (Yes. 41:13-20), Tuhan mengingatkan umat-Nya bahwa Dia selalu hadir untuk memberikan bantuan dan perlindungan.
Ia berfirman, "Aku, Tuhan, akan memegang tangan kananmu." Ini adalah jaminan bahwa Tuhan tidak hanya melihat penderitaan kita, tetapi juga terlibat langsung dalam hidup kita, memberi kita kekuatan dan keberanian untuk menghadapi tantangan.
Untuk itu, dari bacaan dari Nabi Yesaya ini, kita dapat berefleksi bahwa ketika kita merasa takut atau lemah, apakah kita ingat bahwa Tuhan ada di sisi kita?
Bacaan ini mengingatkan kita untuk mendengarkan suara-Nya yang memberikan penghiburan dan kekuatan. Mari kita berdoa agar hati kita terbuka untuk mendengar janji-janji-Nya dan merasakan kehadiran-Nya dalam setiap langkah hidup kita.
Sedangkan dalam Injil Matius (Mat. 11:11-15), Yesus berbicara tentang Yohanes Pembaptis dan menekankan pentingnya mendengarkan.
Dia menyatakan bahwa meskipun Yohanes memiliki peran yang besar dalam rencana Tuhan, ada panggilan yang lebih dalam bagi setiap orang untuk mendengar dan mengikuti ajaran-Nya.
Yesus mengajak kita untuk membuka telinga dan hati kita terhadap Kabar Baik yang dibawa oleh-Nya. Permenungan kita adalah: Apakah kita benar-benar mendengarkan suara Tuhan dalam hidup kita? Dalam kesibukan sehari-hari, kita sering kali terlalu sibuk atau terganggu untuk mendengarkan apa yang Tuhan katakan kepada kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PIO-HAYON_07.jpg)