Natal 2024
Warga Keluhkan Naiknya Harga Minyak Goreng Jelang Nataru di Pasar Rakyat Timor Tengah Utara
Sedangkan, Minyak Goreng jenis Sedaap yang sebelumnya seharga Rp. 18.000 per liter naik menjadi Rp. 20.000 per liter.
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Warga Kabupaten Timor Tengah Utara, Modesta Kolo mengeluhkan naiknya harga minyak goreng menjelang Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Menurutnya, kenaikan harga minyak goreng ini menjadi persoalan tersendiri bagi masyarakat. Saat ini harga minyak goreng 5 liter Rp. 90.000.
"Memang (minyak goreng) mahal,"ujarnya, Jumat, 6 Desember 2024.
Dikatakan Modesta, mereka membeli minyak goreng untuk persiapan Hari Raya Natal dan Tahun Baru nanti. Ia rela berangkat dari Desa Faenake ke Kota Kefamenanu dengan harapan bisa memperoleh minyak goreng dengan harga terjangkau.
Baca juga: Angkutan Natal 2024, Jadwal Kapal Pelni KM Dorolonda 1-14 Desember +Rute Ternate-Ambon,2Kali Bitung
Mereka membeli 5 liter minyak goreng dengan harapan bisa memenuhi kebutuhan menjelang dan sampai pada Hari Raya Natal dan tahun Baru.
Ia berharap, harga minyak ini bisa ditekan agar masyarakat bisa tidak kesulitan untuk menjangkau harga yang ditetapkan.
Sebelumnya, Harga Minyak Goreng di Pasar Rakyat Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur merangkak naik menjelang Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Naiknya harga barang tersebut cukup signifikan.
Kenaikan harga barang khususnya minyak goreng ini menyebabkan jualan mereka sepi dikunjungi pembeli. Para pedagang juga tidak tahu alasan mendasar kenaikan harga minyak ini.
Pasalnya, kenaikan harga tersebut mereka terima sejak dibeli dari distributor.
Saat diwawancarai, Kamis, 5 Desember 2024, seorang pedagang di Pasar Rakyat Kefamenanu bernama Asnawi mengaku harga minyak goreng naik drastis menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Ia menjelaskan, harga Minyak Goreng Minyakita sebelumnya berkisar Rp 15.000 sampai Rp. 16.000 per liter naik menjadi Rp. 18.000 per liter.
Harga Minyak Goreng jenis Bimoli sebelumnya seharga Rp. 23.000 per liter naik menjadi Rp. 25.000 per liter.
Sedangkan, Minyak Goreng jenis Sedaap yang sebelumnya seharga Rp. 18.000 per liter naik menjadi Rp. 20.000 per liter.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.