Lewotobi Erupsi
Kisah Relawan Penyelamat Hewan Kelaparan di Tengah Erupsi Lewotobi
Beberapa hari setelah erupsi besar Minggu, 3 November 2024, sejumlah anjing mati dalam keadaan mengenaskan. Hewan sahabat setia manusia itu terlihat
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Populasi anjing terancam punah akibat mati kelaparan selama erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT. Hewan penjaga rumah nan setia itu tak mendapatkan asupan makanan pasca ditinggal mengungsi tuannya.
Beberapa hari setelah erupsi besar Minggu, 3 November 2024, sejumlah anjing mati dalam keadaan mengenaskan. Hewan sahabat setia manusia itu terlihat kurus. Lidahnya menjulur keluar.
Seringkali warga datang membawa makanan sisa dari posko pengungsian. Memberi makan dalam situasi bencana sulit mengeyangkan isi perut hewan di lokasi terdampak. Nasi campur tulang ikan jadi rebutan. Anjing terlemah tidak mendapat jatah hingga mati terkapar.
Keadaan itu memantik empati Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunter) Flores Timur, bersama Satwa Centre for Orangutan Protection (COP), The Supreme Master Ching Hai Internasional Association Disaster Relief Team, JAAN, dan para relawan lokal desa.
Relawan gabungan instansi dan komunitas ini menyusuri setiap sudut desa terdampak demi menyelamatan hewan yang masih tertinggal, sekalipun berada dalam radius bahaya erupsi, Jumat, 22 November 2024 pagi.
Mereka membawa pakan dan air. Bahkan nyawa anjing dan kucing yang terluka parah berhasil diselamatkan. Penanganan secara intens terus dilakukan dengan hati-hati.
POS-KUPANG.COM melihat aktivitas mereka di Desa Nawokote, Kecamatan Wulanggitang, salah satu wilayah terdampak yang saban hari digempur gemuruh dan getaran kuat. Desa ini berada dalam radius bahaya yaitu 4 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Desa Nawokote, begitu pula desa-desa sekitar di lereng Gunung Lewotobi, terus dilanda abu vulkanik. Aliran lava panas juga semakin dekat dengan lokasi mereka bekerja. Nawokote juga menjadi sasaran banjir lahar dingin.
Jalanan yang mereka lalui penuh dengan batu, pasir, dan kerikil. Akses jalan putus memaksa mereka memutar haluan. Namun misi tersebut masih terus berjalan. Mereka berjalan kaki ke lorong-lorong sempit, memastikan tak ada hewan yang terlewatkan.
Baca juga: Erupsi Gunung Lewotobi, Dua Penerbangan Wings Air Rute Waingapu-Kupang Ditunda
Koordinator Relawan COP, Satria Wardhana (32), mengatakan, misi penyelamatan sudah berlangsung selama satu minggu. Selain turun ke lokasi terdampak, relawan juga menyiapkan Posko Kesehatan Hewan di Desa Konga, Kecamatan Titehena.
"Sementara di Posko Kesehatan, kita bantu suport dengan pakan ternak termasuk anjing dan kucing. Persediaan masih cukup, lebih kurang 3 ton," katanya kepada wartawan.
Satria mengatakan, misi penyelamatan hewan masih terus berjalan dalam waktu yang belum ditentukan. Sejauh ini sudah lebih dari 200-an ekor anjing yang diselamatkan.
Koordinator Lapangan Posko Penanganan Hewan Terdampak Disbunter Flores Timur, Tarsisius Lanang Pati, mengapresiasi para relawan yang turut terlibat menyelamatkan hewan terdampak.
Pati menerangkan, selain menyiapkan pakan, relawan juga membantu mengevakuasi ternak yang tertinggal di wilayah terdampak. Hingga saat ini, jelasnya, kebutuhan pakan ternak kian meningkat hingga stok berangsur menipis.
"Permintaan terhadap pakan ternak sangat tinggi, stok semakin menipis. Namun berkat para donatur yang memberikan bantuan, stok masih tersedia untuk membantu peternak," ujarnya. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Gunung Lewotobi Dilanda Hujan Deras, Waspadai Banjir Lahar Dingin |
|
|---|
| Banjir Lahar Dingin Gunung Lewotobi, Batu Besar Tutup Badan Jalan di Wulanggitang |
|
|---|
| Gunung Lewotobi Laki-laki Muntahkan Banjir Lahar Dingin |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Gunung Lewotobi Laki-Laki Flores Timur Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.000 Meter |
|
|---|
| Banjir Lahar Dingin Gunung Lewotobi Laki-laki Tutup Akses Jalan Trans Pulau Flores NTT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Relawan-satwa-sedang-memberi-makan-anjing-di-Desa-Nawokote.jpg)