Bansos

Direktur BRI Dukung Usulan Dana Bansos Ditambah Rp 100 Triliun pada 2025

Sejak tahun lalu daya beli masyarakat tengah menurun sehingga dibutuhkan pendorong seperti bantuan sosial untuk menstimulus daya beli. 

Editor: Ryan Nong
BRI via Kompas.com
Direktur Bisnis Mikro BRI Supari. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Supari mendukung usulan untuk menambah anggaran bantuan sosial hingga Rp 100 triliun pada 2025. 

Pasalnya, sejak tahun lalu daya beli masyarakat tengah menurun sehingga dibutuhkan pendorong seperti bantuan sosial untuk menstimulus daya beli. 

"Mungkin bansosnya perlu ditambah Rp 100 triliun. Menurut saya, apa yang disampaikan Pak Menteri Muhaimin itu penting, Rp100 triliun supaya daya beli masyarakat itu nanti tumbuh, naik," ujar Supari, dikutip dari Kompas.com, Kamis (14/11/2024). 

Dia mengungkapkan, pasca pandemi Covid-19 daya beli masyarakat masih stabil hingga tahun 2022 lantaran pemerintah kala itu masih menggelontorkan sejumlah bansos untuk pandemi.

Namun setelah 2022, daya beli masyarakat perlahan turun seiring dengan berakhirnya pemberian bansos pandemi. Oleh karenanya, menurut Supari, anggaran bansos untuk tahun depan perlu ditambah. 

"Saya yakin impact-nya akan kembali ke perekonomian nasional," kata dia.

Penurunan daya beli ini menyebabkan omzet UMKM jadi turun 40-60 persen. Hal ini dia ketahui setelah berkeliling ke berbagai pasar di daerah-daerah mulai dari Makassar hingga Padang.

"Seluruh pasar yang saya hampiri, mereka omzetnya turun 40-60 persen sekarang. Suka tidak suka ini harus kita lihat dengan apa adanya, seperti itu UMKM sekarang kondisinya," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar berharap supaya dana bantuan sosial (Bansos) bisa mencapai Rp 100 triliun pada tahun 2025.

Mulanya, pria yang karib disapa Cak Imin itu menekankan arahan dari Presiden Prabowo Subianto supaya anggaran negara dapat digunakan secara efektif dan efisien.

“Presiden dengan amat sangat tegas berkali-kali menyampaikan bahwa kita akan melakukan efisiensi sekaligus dalam satu tarikan nafas menutup segala jenis kebocoran anggaran kita,” kata Muhaimin dalam dalam Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2024 di Bogor, Kamis (7/11/2024).

Lantas, Cak Imin pun berdoa agar arahan Presiden Prabowo dapat terealisasi dengan baik. Setidak-tidaknya, ia berdoa supaya dana Bansos bertambah sampai Rp 100 triliun pada tahun depan.

“Kita berharap ini sukses dan paling tidak kita berdoa 2025 ini akan ada tambahan bantuan sosial moga-moga bisa sampai 100 triliun rupiah. Aamiin,” kata Cak Imin. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved