Sabtu, 9 Mei 2026

Pilkada Belu

Empat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Adu Gagasan di Debat Pertama Pilkada Belu Hari Ini

pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional dan memperkokoh NKRI dan kebangsaan.

Tayang:
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Empat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Belu usai penetapan nomor urut Paslon pada 23 September 2024 lalu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Belu telah mengagendakan jadwal debat publik bagi empat pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati dalam Pilkada Belu 2024. 

Debat pertama dijadwalkan berlangsung pada 19 Oktober 2024, yang berlangsung mulai pukul 15:00 wita di Ballroom Hotel Matahari dan disiarkan langsung oleh TVRI NTT.

Ketua KPU Belu, Yohanes Seven Ata Palla, menjelaskan bahwa debat pertama ini mengusung tema Transformasi dan Inovasi Wilayah Masyarakat Perbatasan Menuju Kemajuan Daerah dan Kesejahteraan Sosial Rai Belu.

"Debat terbuka ini akan merujuk pada visi, misi, dan Program Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Belu, serta mencerminkan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah," ujarnya, Jumat 18 Oktober 2024 malam.

Baca juga: Paslon Wily-Vicente Sebut Nomor Satu adalah Langkah Awal Menuju Kemenangan Pilkada Belu

Selain itu juga, kata dia, juga meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional dan memperkokoh NKRI dan kebangsaan.

Epen menambahkan bahwa debat ini akan berfokus pada dua sub-tema utama. Pertama, Kemajuan Daerah: Akselerasi Transformasi Wilayah Perbatasan sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi, yang mencakup pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berperspektif Gender Equality Disability and Social Inclusion (GEDSI), pendidikan, kesehatan, serta penataan dan pengelolaan sumber daya alam (SDA). 

Pengembangan pusat-pusat pertumbuhan kawasan ekonomi kreatif, pariwisata, dan investasi ramah lingkungan, Pengarusutamaan kesetaraan Gender, disabilitas dan inkulusi sosial. 

Kedua, Kesejahteraan Sosial : Akselerasi dan Pemerataan kesejahteraan sosial yang berkeadilan di wilayah perbatasan yang mencakup pembangunan kewilayaan, pembangunan infrastuktur, ekonomi, pengentasan kemiskinan, Peningkatan PAD, pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien, Budaya. 

Lebih lanjut, debat ini akan dibagi dalam lima segmen, yaitu pembukaan dan penyampaian visi-misi dan program pasangan calon, Pendalaman visi-misi dan program pasangan calon.

Tanya jawab dan sanggahan antar pasangan calon, Tanya jawab dan sanggahan antar pasangan calon dan Pernyataan penutup pasangan calon.

"Setiap paslon akan memiliki durasi waktu yang telah ditentukan, yakni empat menit untuk penyampaian visi misi dan program, dua menit untuk menjawab pertanyaan, satu menit untuk menanggapi jawaban, dan satu menit untuk memberikan pertanyaan kepada paslon lain. Pada segmen tanya jawab, paslon hanya akan mengajukan pertanyaan yang relevan dengan dua sub-tema debat," tuturnya. 

Lebih lanjut, Epen menyampaikan debat ini akan menghadiri lima panelis yakni Prof. Alo Liliweri, Dr. Mohammad Atang, Dr. Rudy Rohi, Dr. Fritz Fanggidae, Dr. Karolus Kopong Medah. 

Dalam debat ini juga, Epen menyampaikan selain Paslon Bupati dan Wakil Bupati, massa pendukung hanya bisa 30 orang ditambah Walpri empat orang, sehingga total semua 36 orang dari masing-masing Paslon. 

Ia berharap agar debat pertama ini dapat berlangsung dengan aman, lancar dan damai. (Cr23). 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved