Pilgub NTT

Berantas Perdagangan Orang, Ansy Lema: Butuh Sinergi Semua Pihak 

Harapan atau angan-angan inilah yang dimanfaatkan sejumlah pihak (sindikat) untuk melakukan perdagangan orang (human trafficking).

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Calon Gubernur NTT Ansy Lema melakukan pertemuan tatap muka dengan warga dalam perhelatan Pilgub NTT 2024 

Selanjutnya, Politisi Alumni Pascasarjana Universitas Indonesia (UI) ini membeberkan adanya modus baru yang dilakukan para sindikat untuk menjerat korban. Modus tersebut adalah online scamming (penipuan online). Pelaku umumnya menggunakan saluran-saluran internet dan mengiming-imingi korban dengan berbagai hal menarik mulai dari pekerjaan, jabatan, hingga percintaan. 

Meskipun demikian, Calon Gubernur NTT nomor urut satu ini akan mengupayakan langkah-langkah pencegahan melawan modus tersebut. Misalnya, penguatan kesadaran masyarakat desa dan masyarakat miskin kota akan berbagai jenis tindakan, modus, dan pola kerja sindikat perdagangan orang melalui sosialisasi, kampanye media sosial dan sebagainya. Serta, dirinya akan mengembangkan dan meningkatkan sistem pengawasan dan deteksi dini aktivitas orang atau kelompok yang menjalankan modus TPPO. 

"Kesadaran menjadi kunci. Kita akan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terkait tindakan, modus dan pola kerja para sindikat. Kita juga akan mengembangkan dan meningkatkan sistem deteksi dini untuk kasus TPPO ini," tutup pria berdarah Ende-Belu ini. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved