Berita Belu
Festival Pesona Indonesia Kembali Digelar di Darwin-Australia, Setelah Lima Tahun Vakum
Festival ini juga berfokus pada keterlibatan generasi muda di provinsi-provinsi Indonesia dan Northern Territory.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, AUSTRALIA - Setelah lima tahun terhenti akibat pandemi COVID-19, Festival Pesona Indonesia kembali digelar di Darwin, Ibu Kota Northern Territory, Australia.
Acara yang dipusatkan di Darwin Waterfront, 5 Oktober 2024 ini menyoroti hubungan ekonomi dan budaya antara Indonesia dan Northern Territory. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh KRI-Darwin.
Ketua Nusantara Foundation, Faizal Poulter, dalam keterangan resminya, 4 Oktober 2024 menyampaikan tujuan utama festival ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Northern Territory serta masyarakat Indonesia tentang hubungan budaya, persahabatan, dan ekonomi yang telah lama terjalin antara kedua wilayah.
"Festival ini akan mengangkat kembali sejarah perdagangan dan pertukaran budaya antara nelayan Makassar dan suku Yolngu di Arnhem Land melalui pertunjukan tari yang menggugah," kata Poulter.
Baca juga: Kodim 1605/Belu Bantu Buser Polres TTU Gagalkan Penyelundupan 2 Unit Sepeda Motor ke Timor Leste
Sambungnya, Festival ini juga berfokus pada keterlibatan generasi muda di provinsi-provinsi Indonesia dan Northern Territory.
"Harapannya, acara ini dapat membuka peluang baru dalam pariwisata, pendidikan, serta investasi dan perdagangan, termasuk kemungkinan peningkatan jumlah siswa internasional dari Indonesia yang belajar di Darwin," tuturnya.
Setelah vakum sejak 2019, lanjutnya, Festival Pesona Indonesia kali ini hadir dengan berbagai acara yang disiarkan secara langsung ke seluruh dunia, di mana diperkirakan akan disaksikan oleh 50.000 penonton. "Ini merupakan kali pertama festival budaya di Darwin disiarkan langsung," tambahnya.
Ia juga menyampaikan, Festival dimulai pukul 16:00 sore waktu setempat ini akan menampilkan berbagai kegiatan menarik, di antaranya parade pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, pertunjukan musik oleh artis lokal, serta penyanyi Indonesia yang khusus didatangkan dari luar negeri, termasuk Ambon.
Salah satu penampilan paling dinantikan adalah pertunjukan anumerta oleh Gurrumul yang akan berkolaborasi dengan penyanyi Indonesia, Dian, mengisahkan pertemuan antara orang Yolngu dan nelayan Makassar berabad-abad lalu.
"Penari Miku dari Nhulunbuy juga turut berpartisipasi dalam pertunjukan tari tradisional yang menggambarkan hubungan erat antara kedua budaya," jelasnya.
Selain pertunjukan utama, tambahnya, festival ini menawarkan beragam kegiatan lainnya seperti sudut bahasa untuk mempelajari beberapa frasa dalam bahasa Indonesia, stan informasi dari agen perjalanan Indonesia, permainan lapangan rumput, sepak bola untuk anak-anak, hingga stan makanan tradisional Indonesia. (Cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.