Kamis, 9 April 2026

Paspor Ganda Pemain Naturalisasi

Liputan Khusus - Ada Jaminan Uang hingga Pekerjaan Bagi Pemain Naturalisasi

Naturalisasi merupakan diksi yang akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat saat membicarakan Timnas Indonesia.

Editor: Alfons Nedabang
foto-pssi.org
Maarten Paes secara resmi telah menjadi Warga Negara Indonesia atau WNI setelah melakukan pengambilan sumpah di Jakarta, Selasa (30/4/2024). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA – Naturalisasi merupakan diksi yang akhir-akhir ini menjadi sorotan masyarakat saat membicarakan Timnas Indonesia.

Mekanisme bagi warga negara asing untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia dengan tujuan agar dapat bermain di skuat Garuda itu kini tengah menjadi tren.
 
Itu terbukti dalam laga Timnas Indonesia kontra Australia yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Selasa (10/9) silam.

Pada laga kedua Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia itu, Timnas Indonesia memainkan enam pemain naturalisasi baru. Mereka yakni Jay Idzes, Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, Calvin Verdonk, Ragnar Oratmangoen, dan Maarten Paes

Kehadiran enam pemain naturalisasi itu tak ayal kekuatan skuat Garuda. Bukan hal yang mengherankan sebenarnya, karena mereka juga bukan kaleng-kaleng. Beberapa pemain naturalisasi di Timnas Indonesia saat ini memiliki rekam jejak yang tidak bisa diremehkan pecinta sepak bola di Indonesia. 

Sebut saja satu di antaranya yakni Jay Idzes. Bek berusia 24 tahun itu kini bermain di klub Serie A Italia, Venezia. Ia pun tercatat menjadi pemain pertama dari Asia Tenggara yang berkiprah di Serie A sekaligus pemain ke-38 Asia yang merumput di kompetisi kasta tertinggi di Negeri Pizza itu.

Selain Jay Idzen, kini skuat Garuda juga diperkuat dengan kehadiran Maarten Paes, seorang penjaga gawang klub sepak bola di Amerika Serikat, FC Dallas.

Pengalamannya bermain di Major League Soccer (MLS) dan menghadapi pemain bintang seperti Lionel Messi, membuat Paes menjadi salah satu personel penting di Timnas Indonesia saat ini.

Dalam waktu dekat Indonesia akan kembali mendapat tambahan kekuatan. Dua nama anyar yang tinggal menunggu proses pengambilan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia, yakni Mees Hilgers dan Eliano Reijnders. 

Mereka juga bukan pemain kaleng-kaleng. Mees Hilgers adalah bek tengah di klub Eredivisie Belanda, FC Twente.

Sementara Eliano Reijnders adalah adik kandung dari gelandang AC Milan dan Timnas Belanda, Tijjani Reijnders. Eliano kini bermain di klub Liga Belanda, PEC Zwolle.

Baca juga: Liputan Khusus - Ivar Jenner Bangga Punya Kewarganegaraan Ganda

Di tingkat yang lebih junior, Timnas U20 Indonesia juga akan mendatangkan dua pemain naturalisasi, yakni Tim Geypens dan Dion Markx. Tim Geypens saat ini masih membela FC Emmen di Liga 2 Belanda. Sedangkan, Dion Markx, merupakan pemain bek-tengah NEC Nijmegen U21.

Manajer Timnas U20 Indonesia Ahmed Zaki Iskandar mengatakan saat ini Tim dan Dion tengah melengkapi berkas permohonan WNI untuk memulai proses naturalisasi

"Dari beberapa bulan lalu kami sudah ajukan. Tapi ini juga akan kembali kepada calon pemain naturalisasi tersebut, apakah mereka mau menyempurnakan berkas-berkas persyaratannya atau tidak" kata Zaki kepada Tribunnews, Jumat (20/9).

Muncul pertanyaan menarik, apa sebenarnya yang mendorong para pemain diaspora itu mau membela skuat Garuda? Dan hal apa yang dijanjikan oleh PSSI hingga akhirnya mereka mau beralih kewarganegaraan menjadi WNI.

Naturalisasi pemain sendiri sebenarnya bukan hal baru di sepak bola Indonesia. Program ini bahkan sudah dimulai ketika PSSI dipimpin oleh Nurdin Halid, yang kemudian berlanjut ke era Djohar Arifin Husin, La Nyalla Mattalitti, Edy Rahmayadi, Mochamad Iriawan, hingga terakhir era Erick Thohir.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved