Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Kamis 5 September 2024,“Bertolaklah ke Tempat yang Dalam”
Dia adalah seorang biarawati Katolik dan misionaris India berdarah Albania.Ia lahir pada tanggal 26 Agustus 1910 dan meninggal di Kalkuta, India
Santa Teresa benar-benarmenebarkan jalannya lebih dalam dan mendapatkan banyak sekali ikan yang membutuhkan uluran kasih kemanusiaan untuk menyembuhkan mereka yang sakit dengan kasihnya yang tanpa batas itu. Dan Santa Teresa menjadikan hidupnya bagi tempat perlindungan bagi banyak orang yang terluka fisik dan mentalnya. Seperti dalam injil hari ini, Yesus meminta Petrus untuk menebarkan jalanya di tempat yang dalam dan bukan hanya di pinggir dekat pesisir pantai.
Yesus meminta Petrus untuk menebarkan saja dan Petrus yang pada awalnya mengeluh karena sudah sepanjang malam telah menangkap ikan di tempat yang dalam juga tapi tidak dapat satu ekor ikanpun. Maka ketika Yesus memintanya, dia menjadi taat pada Yesus untuk menebarkan jala juga. Dan hasilnya di luar dugaan.
Mereka mendapatkan banyak sekali ikan bahkan perahu mereka hampir tenggelam. Itulah kasih karunia yang diterima Petrus dan teman-temannya. Kita pun sudah diminta oleh Yesus untuk menebarkan jalan di tempat yang dalam namun kita tidak atau belum mendapatkan ikan yang banyak. Hal itu terjadi karena kita masih sangat egois dengan diri kita sendiri dan yang membuat kita tak mampu keluar dari diri kepada yang lain di ‘tempat yang dalam’ itu.
Simon Petrus berani melepaskan egonya sebagai nelayan ulung dan yang telah juga melakukan hal yang sama itu. Namun pada akhirnya dia keluar dari ego dirinya dan ikut perintah Tuhan. Hasilnya, ia mendapatkan banyak ikan. Maka marilah kita belajar untuk keluar dari ego diri kita dan pergi keluar pada yang lain yang sangat membutuhkan uluran kasih kita.
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Pesan untuk kita, pertama:kita telah dipanggil dalam perutusan Kristus di tengah dunia.
Kedua, namun kita masih tetap manusia yang masih sangat kental dengan kelemahan manusiawi kita sebagai manusia dunia.
Ketiga, maka kita butuh Roh Tuhan untuk membarui hidup kita agar kita mampu keluar dari diri kita kepada yang lain di tempat yang dalam.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PIO-HAYON_06.jpg)