Berita Belu

Pemohon Paspor di Imigrasi Atambua Meningkat Sejak Mei 2024

Menurut Indra, meningkatnya pemohon paspor ini sejak adanya informasi terkait kunjungan Paus Fransiskus ke Timor Leste pada 9-11 September 2024

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Kepala Imigrasi Atambua, Indra Maulana saat ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, 3 September 2024 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Kepala Imigrasi Atambua, Indra Maulana menyampaikan pemohon paspor di Kantor Imigrasi Atambua meningkat sejak Mei hingga awal Agustus 2024. 

Menurut Indra, meningkatnya pemohon paspor ini sejak adanya informasi terkait kunjungan Paus Fransiskus ke Timor Leste pada 9-11 September 2024 dan disusul surat edaran dari Keuskupan Atambua yang mengharuskan peziarah menggunakan paspor

"Sejak Mei 2024 itu trend pemohon paspor meningkat hingga awal Agustus 50-70 pemohon perhari, dari yang biasanya kami hanya melayani 20 paspor lebih perhari," ujarnya kepada Pos Kupang, Kamis 5 September 2024.

Lebih lanjut, ia menyampaikan terkait perlintasan orang terpantau masih normal seperti biasanya. 

"Perlintasan orang terpantau normal seperti biasa, mungkin akan mengalami peningkagan sejak tanggal 7-9 September 2024," tuturnya. 

Diberitakan sebelumnya, Kepala Kantor Imigrasi Atambua, Indra Maulana menjelaskan pihaknya akan mengerahkan 80 petugas untuk melayani para peziarah dari Indonesia yang melintas melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain menuju Timor Leste, dalam rangka mengikuti kunjungan Paus Fransiskus pada 9-11 September 2024.

Kata Indra, persiapan untuk kunjungan Paus Fransiskus telah dilakukan jauh hari sebelumnya. 

"Sejak kami mendapatkan informasi mengenai kunjungan Paus ke Timor Leste, kami telah mempersiapkan berbagai hal terkait kunjungan ini. Kami akan menyiagakan 80 petugas dari tanggal 6 hingga 12 September 2024," ungkap Indra Maulana kepada POS-KUPANG.COM saat ditemui diruang kerjanya, Selasa 3 September 2024.

Indra menambahkan pada hari biasa, hanya ada tiga tempat pemeriksaan imigrasi yang dioperasikan di PLBN Motaain. Namun, menjelang kunjungan Paus Fransiskus, pihaknya akan menambah lima tempat pemeriksaan. 

"Penambahan ini bertujuan untuk mempercepat proses pemeriksaan dan mengurangi potensi penumpukan," tambah Indra. 

Baca juga: Imigrasi Atambua Siapkan 80 Petugas di PLBN Motaain saat Kunjungan Paus Fransiskus di Timor Leste

Untuk memastikan kelancaran proses, lanjut Indra, Kantor Imigrasi Atambua telah melakukan koordinasi dengan Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Atambua, serta pemerintah daerah setempat. 

"Kami akan memfasilitasi umat yang sudah terdaftar untuk berangkat, dengan menyediakan fasilitas yang mempermudah proses pelintasan dan mengurangi antrian. Rombongan yang menggunakan bus tidak perlu turun dari bus, petugas imigrasi akan melakukan pemeriksaan di dalam bus," tambah Indra.

Selain itu, Indra juga menegaskan setiap umat yang melintas wajib menggunakan paspor untuk menghindari pelintasan ilegal dan masalah yang mungkin timbul selama perjalanan. 

"Kami juga telah membuat kesepakatan dengan pihak Imigrasi Timor Leste di Batugede untuk melakukan pemeriksaan secara bersamaan. Hal ini untuk memastikan kelancaran proses pemeriksaan dan mencegah penumpukan di pos pemeriksaan," pungkasnya. (cr23)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di Google NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved