Berita Manggarai Timur
Tak Ada Jembatan di Sungai Wae Kuse Jalan Borong-Iteng, Sepeda Motor Bayar Rp 5.000
penjaga retribusi itu adalah anak-anak kecil. Sebelum melewat mereka menutup jembatan itu dengan palang kayu, jika sudah membayar baru bisa melintas
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Lambertus Paput, ketika dikonfirmasi TRIBUNFLORES.COM, mengatakan, Pemkab Manggarai tidak menutup mata untuk pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan, namun kondisi keuangan daerah terbatas sehingga pembangunan akan dilakukan secara bertahap.
"Sudah dalam perencanaan pembangunan untuk jembatan sungai Wae Kuse itu, bukan hanya itu saja, termasuk sungai lain yang belum ada jembatan yang menghubungkan ruas jalan itu. Juga jalan lintas selatan menuju ke arah Manggarai Barat," ujarnya.
Lambertus juga menerangkan khusus untuk ruas jalan Iteng-Wae Care melawati sekitar 7 anakan sungai. Dari tujuh anakan sungai ini, tiga sungau sudah dibangun jembatan yang bagus oleh Pemda Manggarai, tinggal beberapa sungai yang belum termasuk sungai Wae Kuse.
Karena itu, Lambertus meminta kepada seluruh masyarakat pengguna jalan agar bersabar. Pemkab Manggarai tidak akan tetap membangun jembatan itu, namun pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai perencanaan yang sudah ada, sebab anggaran terbatas. (rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Sepeda-motor-sedang-melintas-di-atas-jembatan-kayu-darurat-di-sungai-Kuse.jpg)