Breaking News
Kamis, 21 Mei 2026

Malaka Terkini

Marthen Lenggu Tegaskan PAN Bukan Kantor Politik, Tapi Rumah Besar untuk Rakyat

Ia juga mengingatkan bahwa PAN merupakan partai yang lahir dari semangat Reformasi tahun 1998 saat runtuhnya rezim Orde Baru.

Tayang:
Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/KRISTOFORUS BOTA
SAMBUTAN - Sekretaris DPW PAN NTT), Marthen A. Lenggu saat memberikan sambutan di Betun, Rabu (20/5/2026). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota

POS-KUPANG.COM, BETUN - Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur (NTT), Marthen A. Lenggu, menegaskan bahwa PAN bukan sekadar partai politik yang memiliki kantor formal seperti kebanyakan partai lainnya. 

Bagi PAN, kata dia, partai tersebut adalah sebuah rumah bersama bagi seluruh kader dan masyarakat yang ingin berjuang bersama membangun daerah.

Pernyataan itu disampaikan Marthen saat memberikan sambutan dalam kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PAN se-Kabupaten Malaka yang digelar oleh DPD PAN Kabupaten Malaka di Aula Susteran SSPS Betun, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan Muscab tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban, semangat persaudaraan dan nuansa budaya lokal yang kental. Sejak awal kegiatan, para tamu undangan disambut dengan pementasan tarian budaya bidu yang dibawakan oleh para remaja mengenakan pakaian adat khas daerah setempat.

Baca juga: DPD PAN Malaka Gelar Musyawarah Cabang, Gaungkan Semangat Konsolidasi Politik

Suasana aula tampak meriah namun tetap penuh kekhidmatan. Usai pertunjukan budaya, prosesi dilanjutkan dengan pengalungan selendang adat kepada para tamu undangan, mulai dari jajaran pengurus DPW PAN NTT, perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka, tokoh agama hingga para penyelenggara pemilu yang hadir.

Nuansa budaya yang ditampilkan dalam pembukaan Muscab itu menjadi simbol penghormatan kepada para tamu sekaligus memperlihatkan komitmen PAN Malaka dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal di tengah dinamika politik daerah.

Di hadapan Ketua DPD PAN Kabupaten Malaka Donatus Bere, Wakil Ketua DPW PAN NTT Jane Natalia Suryanto, Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu, Pater Deken Dekenat Malaka, perwakilan Bawaslu dan KPU Kabupaten Malaka, serta para pengurus DPD dan DPC dari 12 kecamatan, Marthen tampil penuh percaya diri dengan gaya penyampaian yang santai namun berwibawa.

Dalam sambutannya, ia menegaskan filosofi PAN saat ini sebagai rumah besar bagi seluruh kader.

“PAN tidak memiliki kantor, di PAN hanya memiliki rumah. Namanya Rumah PAN. Hal itu kita ingin pastikan agar semua kader itu aman, nyaman dan memiliki PAN sebagai rumah,” ujar Marthen disambut tepuk tangan peserta Muscab.

Ia kemudian menjelaskan struktur kepengurusan PAN mulai dari tingkat kecamatan hingga provinsi. Menurutnya, pengurus di tingkat kecamatan disebut Dewan Pimpinan Cabang (DPC), tingkat kabupaten disebut Dewan Pimpinan Daerah (DPD), sedangkan tingkat provinsi disebut Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Baca juga: PAN NTT Rekrut Tokoh Besar, Pengamat Sebut Bidik Lompatan Politik di Pemilu 2029

Marthen mengatakan, Muscab yang dilaksanakan di Kabupaten Malaka merupakan bagian dari agenda besar konsolidasi PAN di seluruh wilayah NTT.

“Di NTT ini kami ada 315 kecamatan dan target kami sampai 25 Juni 2026 seluruh Musyawarah Cabang sudah harus selesai dilakukan. Karena ini adalah sistem kerja politik sebagaimana yang disampaikan Ketua Umum kami bahwa PAN harus turun langsung ke masyarakat,” katanya.

Ia juga mengutip pesan Ketua DPW PAN NTT, Ahmad Yohan, bahwa politik bagi PAN bukan semata-mata soal kekuasaan maupun perebutan kursi jabatan.

“Berpolitik itu bukan hanya sekadar mendapatkan kekuasaan atau mendapatkan kursi sebanyak-banyaknya. Tetapi berpolitik untuk PAN adalah bagaimana memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat,” tegas Marthen.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved