Kunjungan Paus Fransiskus
Paus Fransiskus Dikawal Paspanpres Selama di Jakarta
Pemimpin Umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus telah bertolak dari Vatikan menuju ke Indonesia.
TNI dan Polri bakal menyiagakan lebih dari 9.000 personel untuk mengamankan rangkaian kegiatan Paus Fransiskus selama di Jakarta serta acara International Sustainability Forum (ISF) pada pekan ini.
Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Agus Hariadi menjelaskan, pengamanan dilakukan untuk menjamin kelancaran dua agenda kenegaraan yang digelar hampir bersamaan di Jakarta tersebut.
“Dalam waktu yang tidak lama lagi, kita akan melaksanakan agenda besar. Dan semuanya dilaksanakan di Jakarta. Yang pertama yaitu tentang rencana kedatangan Paus Fransiskus,” ujar Agus saat Apel Gabungan TNI-Polri di Mabes TNI, Senin (2/9/2024).
Diketahui, Paus Fransiskus akan berada di Indonesia pada 3-5 September 2024. Pimpinan Vatikan ini akan menghadiri sejumlah agenda bersama pejabat negara dan tokoh lintas agama di Jakarta.
Sedangkan, ISF akan berlangsung pada 5-6 September 2024 di Jakarta Convention Center. Agenda ini akan dihadiri pejabat negara lain setingkat presiden dan perdana menteri.
Baca juga: Paus Fransiskus Segera Berangkat dari Vatikan ke Indonesia, Mohon Doa Perjalanan ke Asia
“Jadi waktu, tempat dan lokasinya relatif sama juga,” kata Agus.
Ia menyebutkan, akan ada sekitar 4.300 personel TNI yang dikerahkan untuk menjaga keamanan di Jakarta. Menurut rencana, para personel TNI akan menerapkan sistem keamanan VVIP untuk mengantisipasi adanya gangguan terhadap para tamu kenegaraan.
“Jadi, dengan berapa kepala negara, berapa kekuatan alutsista yang digelar termasuk kekuatan personelnya itu sudah ada standar pakemnya. Mulai dari pasukan TNI yang digelar, kemudian demikian dari Paspampres,” kata Agus.
Dalam kesempatan yang sama, Komandan Korps Brimob Polri Komjen Imam Widodo mengatakan, terdapat 4.730 personel kepolisian yang dikerahkan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.
“Kita melibatkan mulai dari unsur preventif sampai dengan antiteror juga. Kita libatkan semua,” ujar Imam.
Selain itu, Polri juga mengerahkan pasukan untuk mengatur rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan di lokasi-lokasi penyelenggaraan acara.
Di samping itu, Polri juga akan mengatur kantong-kantong parkir bagi masyarakat yang akan mengikuti agenda ibadah misa bersama Paus Fransiskus.
Imam memperkirakan akan ada 1.400 bus yang akan mengangkut jemaah misa bersama Paus Fransiskus di kawasan Kompleks Gelora Bung Karno.
“Kita akan bagi setelah dropping ya, mereka akan kita bagi ke kantong-kantong parkir. Kami berharap mudah-mudahan semuanya aman, sukses dan lancar, karena ini merupakan pertaruhan daripada bangsa Indonesia,” kata Imam. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.