Kunjungan Paus Fransiskus
Kisah Mengharukan Bocah Asal Bekasi yang Melukis Paus Fransiskus
Di Vatikan, Paus Fransiskus menerima lukisannya pada Rabu 21 Agustus 2024 Hadiah terindah bagi ulang tahunnya, mungkin untuk sepanjang hidupnya.
Adapun karya Lionel selama dua tahun terakhir di antaranya meliputi Ir Soekarno yang diberikan kepada Steven Kandow (Wakil Gubernur Sulut), Ketua Umum PSI Kaesang dan diberikan kepada yang bersangkutan, Prabowo Subianto yang ditandatangani yang bersangkutan (jadi koleksi pribadi Lionel).
Serial gambar presiden dari Soekarno hingga Joko Widodo juga tak luput dilukisnya.
“Saya juga menggambar Monalisa, Musashi, Tuhan Yesus memeluk anak domba, ayah saya, oma-opa tua, ayah saya yang mirip Charlie Caplin, Pink Sweet, dan Dwayne Jhonson untuk serial artis,” ucapnya.
Hanya saja, karena lukisannya diterima sendiri oleh Paus Fransiskus, peristiwa ini membuatnya gamang atas keinginannya lanjut bersekolah di SMA Taruna Nala, Malang, Jawa Timur. Padahal sekolah di Malang menjadi batu pijakan kelak melanjutkan kuliah di Hubungan Internasional. Lionel inging jadi diplomat.
Ia khawatir di sekolah berasrama itu, dia tidak memiliki waktu untuk melukis.
“Cita-cita saya memang ingin menjadi diplomat karena terinspirasi dari sosok Nikodemus Lambertus Palar, seorang diplomat yang sangat hebat pada masanya,” katanya menambahkan.
Kisah Mengharukan
"Ada kisah di balik anugerah yang luar biasa ini,“ demikian Steven Pailah, sang ayah bercerita.
Lionel, anaknya, melukis sketsa wajah Paus Fransikus karena pemimpin Gereja Katolik se-dunia itu akan berkunjung ke Indonesia. Berharap, lukisannya akan ditandatangani Paus Fransiskus dalam kunjungan tersebut khususnya di GBK.
Yang menjadi pertanyaan adalah, siapa yang akan membawa lukisan itu ke Paus Fransiskus ketika berada di Gelora Bung Karno (GBK).
Steven Pailah melanjutkan cerita, dirinya kemudian menghubungi Putut Prabantoro. Sosok ini adalah rekan satu organisasi di ISKA (Ikatan Sarjana Katolik Indonesia). Beberapa kali Putut Prabantoro bertemu Paus Fransiskus.
Meskipun jarang berkomunikasi, dia merasa ada yang menuntun untuk menghubungi rekannya itu.
„Tadinya saya hanya meminta bantuan Mas Putut Prabantoro agar lukisan sketsa anak saya bisa sampai di tangan Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK) pada 5 September 2024. Berharap dengan bantuan Mas Putut, lukisan itu bisa ditandatangani oleh Paus Fransiskus dan akan menambah koleksi Lionel. Namun kenyataannya berbeda,“ ujar Steven.
Permintaannya itu disampaikan via WA. Atas permintaan itu, Putut Prabantoro tidak berkomen banyak. Ia hanya bertanya, kapan lukisannya selesai?
Kepada Steven, Putut menjelaskan, jika ingin diserahkan kepada Paus Fransiskus di GBK prosesnya akan lama dan panjang, Maklum karena ini menyangkut kepanitiaan besar.
Paus Fransiskus Desak Umat untuk Memiliki Anak pada Kunjungan Perdana Kepausan ke Corsica Perancis |
![]() |
---|
Paus Fransiskus Bahas Perang di Timur Tengah dan Aborsi di Pesawat Pulang dari Belgia |
![]() |
---|
Universitas Katolik Belgia Kecam Pandangan Paus tentang Peran Perempuan dalam Masyarakat |
![]() |
---|
Kisah Sepatu Suster Irene dan Pertemuannya dengan Paus Fransiskus |
![]() |
---|
Paus Fransiskus Saat Audiensi: Saya Melihat Iman yang Hidup dan Penuh Sukacita di Asia dan Oseania |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.