Berita Nasional

Hadapi Tantangan Perubahan Iklim, OJK Dorong Penerapan Keuangan Berkelanjutan

OJK telah mengeluarkan berbagai peraturan pendukung, termasuk peraturan mengenai perdagangan karbon melalui bursa karbon

Penulis: Elisabeth Eklesia Mei | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Menghadapi tantangan perubahan iklim di Indonesia dan mewujudkan industri jasa keuangan yang lebih resilien, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong penerapan keuangan berkelanjutan.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Audit OJK Sophia Wattimena dalam Asian Confederation of Institutes of Internal Auditors (ACIIA) Regional Conference 2024 Internasional yang diterima POS-KUPANG.COM, Jumat 30 Agustus 2024.

"Tantangan yang kita hadapi memang besar, namun begitu pula dengan peluang yang ada. Dengan implementasi keuangan berkelanjutan, kita memiliki potensi untuk membuka peluang investasi bernilai triliunan, menciptakan banyak lapangan kerja baru, dan membangun masa depan yang tangguh serta sejahtera bagi generasi mendatang," kata Sophia.

OJK telah mengeluarkan berbagai peraturan pendukung, termasuk peraturan mengenai perdagangan karbon melalui bursa karbon dan penerbitan Taksonomi Hijau Indonesia (TKBI).

"TKBI ini berfungsi sebagai standar utama untuk mengklasifikasikan kegiatan ekonomi yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan dan target Net Zero Emission (NZE) Indonesia," ungkap Sophia.

Sophia menambahkan, ke depannya, OJK juga akan memperbarui POJK 51/2017 terkait implementasi keuangan berkelanjutan untuk mengikuti standar internasional seperti IFRS S1 (International Financial Reporting Standards Sustainability 1) dan S2, guna meningkatkan transparansi dan mencegah greenwashing. (cr20)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di Google NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved