Liputan Khusus

Lipsus - Kota Kupang Butuh Perubahan, Pasangan Chris-Serena Daftar di KPU

Prabowo juga berpesan tambahnya, agar Christian dan Serena selalu berpikir untuk membantu orang lain.

Editor: Ryan Nong
POS KUPANG/IRFAN HOI
Bakal calon Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo dan bakal calon Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis bersama para pimpinan partai, tokoh agama dan masyarakat melepas balon ke udara sebagai tanda deklarasi menghadapi Pilwalkot Kupang, Rabu (28/8). 

Ketua PSI Kota Kupang, Filmon Loasana momentum itu sebuah komitmen untuk memulai sebuah pekerjaan, sehingga konsistensi harus dilakukan sebaik mungkin. "Bagaimana kita berkomitmen saat ini dan kita menangkan paket CS-an," kata dia.

Ketua Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kota Kupang Kris Matutina mengatakan, dukungan partainya sudah dilakukan sejak lama karena memiliki kualitas. PKN beralasan karena Chris dan Serena adalah sosok muda. Apalagi keduanya memiliki energi dan kepemimpinan yang paling pas.

"Kita yang tua-tua cukup sudah. Tolonglah tua-tua itu berhenti sudah. Kita percayakan ke anak muda. Kenapa harus orang tua terus. Berikan kesempatan itu kepada Dokter Christian dan adik Serena memimpin Kota Kupang," kata dia.

John, perwakilan dari Partai PRIMA, menyampaikan terima kasih karena sudah diberi kesempatan bergabung dalam koalisi itu. Dia bilang itu sebuah kehormatan diberikan kesempatan bergabung dalam kesempatan itu.

Setelah deklarasi dan orasi di Taman Nostalgia tersebut, pasangan Chris  dan Serena diantar menuju KPU Kota Kupang yang didampingi Fary Francis bersama istri dan anak-anaknya serta Theo Widodo dan keluarganya. Tidak ketinggalan ribuan massa dan simpatisan, tokoh adat yang mengenakan pakaian tradisional dari berbagai etnis turut mengantar Christian dan Serena ke KPU Kota Kupang

RSUP Ben Mboi Siapkan 23 Dokter

SEBANYAK 23 dokter di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Ben Mboi, Kota Kupang siap untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bakal calon (Balon) Kepala Daerah dari seluruh Provinsi NTT.

Pemeriksaan kesehatan terhadap bakal calon kepala daerah, baik gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota itu dimulai 28 Agustus hingga 2 September 2024.

Direktur Utama RSUP dr. Ben Mboi, dr. Annas Ahmad mengatakan, pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon kepala daerah di NTT itu melalui berbagai tahapan-tahapan.

"Dokter yang terlibat 23 orang, ditambah 4 psikolog klinis. Semua 23 orang ini akan melakukan pemeriksaan kesehatan baik jasmani, rohani, dan narkotika.Tiga  poin itu yang kami lakukan," kata Annas.

Annas menyebut, 23 dokter yang terlibat dalam pemeriksaan kesehatan tersebut terdiri dari dokter spesialis penyakit dalam, spesialis bedah, spesialis jiwa, spesialis THT, spesialis mata, spesialis saraf, spesialis radiologi dan patologi klinik,  spesialis kebidanan, dan patologi anatomi.

"Untuk bakal calon perempuan, ada beberapa perbedaan perlakuan  pemeriksaan  kesehatan yang dilakukan, salah satunya  pemeriksaan pap smear, yakni prosedur kesehatan untuk mendeteksi dini keganasan saluran reproduksi wanita. Begitu juga dengan laki-laki, namun mereka hanya melalui pemeroksaan sampel darah saja sudah bisa mendeteksi," terang Annas.

Sementara itu, pasangan bakal calon Gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi dan bakal calon Wakil Gubernur NTT, Adrianus Garu (AG) atau Paket SIAGA menyatakan siap secara fisik dan mental untuk diperiksa.

Simon Kamlasi menyebut, dirinya bersama Adrianus Garu berada dalam kondisi kesehatan yang optimal, dan siap untuk melakukan pemeriksaan.

"Kami siap menjalani pemeriksaan, dan dari hasil yang kami peroleh, kami siap untuk bertarung dalam Pilkada tahun ini. Mohon doa restu dari seluruh rakyat NTT," ujarnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved