HUT Ke 79 Kemerdekaan RI

Puan Maharani: Negara Bukan untuk Satu Golongan

Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menegaskan, bahwa NKRI bukanlah milik satu orang.

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/INSTAGRAM KETUA DPR RI
Ketua DPR RI Puan Maharani pidato dalam Sidang Tahunan MPR dan sidang bersama DPR dan DPD di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani menegaskan, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bukanlah milik satu orang.

Hal ini disampaikan Puan dalam pidato Sidang Tahunan MPR dan sidang bersama DPR dan DPD di kompleks parlemen, Senayan, Jumat (16/8/2024).

Puan menyebut, demokrasi Indonesia seyogyanya permusyawaratan dan mampu mendatangkan kesejahteraan sosial.

Menurutnya, hal tersebut sesuai dengan gagasan proklamator kemerdekaan yakni Presiden Soekarno yang dituangkan dalam pidato 1 Juni 1945.

"Negara Indonesia bukan satu negara untuk satu orang, bukan satu negara untuk satu golongan," kata Puan.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini menjelaskan, Indonesia merupakan negara untuk elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Dia menuturkan, seorang negarawan akan memikirkan masa depan negara lebih baik. 

Sedangkan politisi seharusnya memikirkan masa depan hasil Pemilu yang lebih baik.

"Tetapi kita mendirikan negara semua buat semua, satu buat semua, semua buat satu. All for one One for All," ujarnya.

"Visi tanpa kekuasaan menjadi sia-sia, kekuasaan tanpa visi menjadi sewenang-wenang," ungkap putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Dia menyebut bahwa Indonesia membutuhkan negarawan yang politisi dan politisi yang negarawan.

"Sehingga kekuasaan negara dijalankan untuk kebaikan yang lebih besar, bukannya untuk membesarkan diri sendiri, kelompok, maupun kepentingan tertentu," imbuh Puan.

Baca juga: Jokowi Minta Maaf, Titip Harapan Rakyat ke Prabowo

Puan Maharani menekankan kunci pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ada pada keselarasan pemangku kepentingan dan anak bangsa.

Puan mengatakan, agenda strategis ke depan lainnya adalah pembangunan IKN.

Keberhasilan pembangunan IKN, membutuhkan perencanaan dan manajemen sumber daya yang baik, serta skenario pembiayaan yang berkelanjutan, dukungan investasi.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved