Minggu, 12 April 2026

HUT Ke 79 Kemerdekaan RI

Jokowi Minta Maaf, Titip Harapan Rakyat ke Prabowo

Jokowi membacakan pidato kenegaraan pamungkasnya dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2024 di Gedung Nusantara, Senayan

Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/SEKRETARIAT KABINET
Presiden Jokowi menyampaikan pidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam rangka HUT Ke-79 Proklamasi Kemerdekaan RI, di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (16/08/2024) pagi. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) membacakan pidato kenegaraan pamungkasnya dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2024 di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).

Dalam momentum itu, Jokowi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia selama 10 tahun memimpin negara.

"Saya sangat menyadari bahwa sebagai pribadi yang jauh dari kata sempurna, sebagai insan yang tumbuh dalam keterbatasan dan sebagai manusia yang jauh dari kata istimewa, sangat mungkin ada yang luput dari pandangan saya," ucapnya mengenakan baju adat Betawi.

Menurutnya, satu dekade tidak cukup panjang untuk menyelesaikan segala persoalan yang ada pada bangsa. 

Jokowi menyadari bahwa masih banyak kealpaan selama menjabat serta sulit untuk bisa menghindari kealpaan itu sebagai manusia.

"Sepuluh tahun bukanlah waktu yang cukup panjang untuk mengurai semua permasalahan bangsa," urainya.

"Di penghujung masa jabatan ini, izinkan saya menyampaikan suara nurani terdalam kepada bapak, ibu, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, kepada seluruh rakyat Indonesia, tidak terkecuali satu pun," imbuhnya. 

Presiden menuturkan dirinya tidak mungkin bisa memenuhi setiap harapan seluruh rakyat Indonesia dengan jumlah penduduk yang mencapai 280 juta orang.

"Saya dan Profesor Kiai Haji Ma’ruf Amin mohon maaf. Mohon maaf untuk setiap hati yang mungkin kecewa, untuk setiap harapan yang mungkin belum bisa terwujud, untuk setiap cita-cita yang mungkin belum bisa tergapai," ujar dia.

"Sekali lagi, kami mohon maaf. Ini adalah yang terbaik, yang bisa kami upayakan bagi rakyat Indonesia, bagi bangsa dan negara Indonesia," sambung Jokowi.

Jokowi optimistis dengan persatuan kerjasama, keberlanjutan yang terjaga, Indonesia sebagai negara yang kuat dan berdaulat akan mampu melompat dan menggapai cita-cita Indonesia Emas 2045.

Baca juga: Jokowi Tidak Sebut Kenaikan Gaji ASN dalam Pidato Nota Keuangan

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini kemudian menitipkan harapan rakyat kepada Presiden Terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto.

Pemerintahan yang mengusung tema berkelanjutan bakal membawa Indonesia menjadi negara yang kuat dan berdaulat.

"Kepada Presiden terpilih, Bapak Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, tahun depan insyaallah Bapak yang akan menyampaikan pidato kenegaraan," kata Jokowi.

Adapun era kepemimpinan Jokowi segera berakhir pada 20 Oktober 2024.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved