Kebakaran Hutan

Pinggiran Kota Athena Alami Kebakaran Hebat, Yunani Meminta Bantuan Uni Eropa

Kebakaran hutan besar-besaran berkobar di pinggiran timur laut Athena pada hari Senin.Ratusan petugas pemadam kebakaran berjuang untuk memadamkannya.

Editor: Agustinus Sape
AFP/ARIS OIKONOMOU
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang telah berkobar selama 24 jam di hutan di wilayah Grammatikos. Kebakaran hutan sering terjadi di Yunani selama musim panas yang panas dan kering. 

Beberapa komunitas dan kota kecil, termasuk Marathon, yang memberi nama pada perlombaan jarak jauh Olimpiade, mulai mengungsi pada hari Minggu (11/8/2024).

“Kita sedang menghadapi bencana yang alkitabiah,” kata Walikota Marathon, Stergios Tsirkas. “Seluruh kota kami dilalap api,” katanya kepada saluran televisi Skai.

Asap mengepul melalui pusat kota Athena saat awan kelabu tebal menyelimuti Gunung Pentelikon, yang terkenal sebagai penghasil marmer yang digunakan di Acropolis dan bangunan kuno lainnya.

“Pasukan perlindungan sipil berjuang keras sepanjang malam, namun meski ada upaya super, api berkembang pesat,” kata Vathrakogiannis.

Angin telah menyalakan kembali api di 40 lokasi berbeda pada hari Senin, katanya.

Sebuah rumah sakit anak-anak dan fasilitas medis militer di Penteli dievakuasi saat fajar, kata Vathrakogiannis. Rumah sakit lain dievakuasi pada siang hari.

Kehancuran tersebut menghidupkan kembali kenangan akan bencana Mati, wilayah pesisir dekat Marathon di mana 104 orang tewas pada bulan Juli 2018 dalam sebuah tragedi yang kemudian disalahkan atas keterlambatan dan kesalahan evakuasi.

Kebakaran hutan musim panas di Yunani tahun ini telah menyebabkan puluhan kebakaran setiap hari setelah negara Mediterania tersebut mencatat musim dingin terhangat dan terpanas pada bulan Juni dan Juli sejak pengumpulan data yang dapat dipercaya dimulai pada tahun 1960.

Suhu di sekitar Athena diperkirakan mencapai puncaknya pada 39 derajat Celsius (102 derajat Fahrenheit) pada hari Senin, dengan hembusan angin hingga 50 kilometer (31 mil) per jam.

"Kebakaran hutan di dekat Anda. Ikuti instruksi pihak berwenang," demikian pesan SMS yang dikirimkan kepada masyarakat di wilayah Attica, yang menunjukkan ke arah mana harus melarikan diri.

Menteri Perlindungan Sipil Vassilis Kikilias mengeluarkan peringatan pada hari Sabtu bahwa separuh negara tersebut menghadapi risiko tinggi kebakaran karena suhu tinggi, angin kencang dan kondisi kekeringan.

Pada hari Senin dia mengatakan bahwa kebakaran yang terjadi pada hari Minggu di dekat kota Varnavas telah menyebar meskipun sebuah pesawat pengebom air mencapai daerah tersebut dalam waktu lima menit.

“Kami semua bekerja dalam shift 24 jam,” kata petugas pemadam kebakaran Marinos Peristeropoulos.

“Api menyebar sangat cepat karena angin kencang,” katanya kepada AFP di dekat salah satu titik api di Grammatiko.

Para ilmuwan mengatakan bahwa emisi bahan bakar fosil yang disebabkan oleh manusia memperburuk durasi, frekuensi dan intensitas gelombang panas di seluruh dunia.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved