Minggu, 17 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 8 Agustus 2024, Aku akan Mengikuti Engkau Kemana pun Engkau Pergi

kehadiran para imam. Sebab itu ia mulai kumpulkan teman-temannya dan mendirikan Ordo para Pengkotbah atau Dominikan.

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
FOTO PRIBADI
RENUNGAN - RD. Ambros Ladjar menyampaikan Renungan Harian Katolik Kamis 8 Agustus 2024, Aku akan Mengikuti Engkau Kemana pun Engkau Pergi 

Oleh: Romo Ambros Ladjar

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Kamis 8 Agustus 2024, Aku akan Mengikuti Engkau Kemana pun Engkau Pergi.

Hari Kamis Pekan XVIII Masa Biasa, 08 Agustus 2024. Bacaan. 1Kor 2: 1-10a.

Peringatan Santo Dominikus, Imam dan Pendiri Biara Pengkotbah (1170-1221)

Injil: Lukas 9: 57-62

Kini dalam debat iman muncul banyak apologet muda yang gigih membela kemurnian iman gereja katolik. Bagi Paulus rasul para bangsa, mulanya man yang apostolik itu timbul dari pendengaran. Itu yang disampaikan di depan orang Roma. Tujuan rasul Paulus agar orang memiliki iman dan percaya karena hal-hal biasa yang telah didengarkan berkat kekuatan Roh Allah.

Begitupun kepada jemaat di Korintus, misteri kebijaksanaan Allah berguna untuk mewartakan Kristus yang tersalib dimana Yesus berharap agar setiap orang yang mengikuti DIA mampu membebaskan diri dari segala ikatan dunia.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 6 Agustus 2024, Kemuliaan Tabor

Yesus dengan bijak menjawabi ketiga orang yang punya pendasarannya masing-masing dalam Injil. Semestinya orang fokus mengembangkan nilai-nilai kerajaan Allah. Ajakan Yesus Sang Guru agar orang yang mengikuti jalan hidup-Nya menuntut wajib sikap lepas bebas. Segala nilai duniawi bukanlah tidak baik.

Yesus menghendaki agar semua orang jangan berlaku menjadi belenggu melainkan sarana bantu untuk melayani Tuhan lewat diri sesama. Boleh saja kita kaya berkat keuletan tapi kekayaan itu tak boleh menguasai jiwa kita.

Demikianpun hal yang terkait dengan kuasa dan ketenaran. Semuanya itu perlu diletakan pada porsinya yang tepat sesuai dengan semangat pelayanan. Begitupun segala Kekayaan yang dimiliki orang cuma merupakan sarana bantu untuk menolong orang banyak yang berkekurangan dan miskin.

Sebaliknya kuasa dan ketenaran juga harus menjadi daya gerak demi tegaknya kebenaran dan keadilan di muka bumi. Inilah nilai pewartaan injil seperti juga yang dihidupi Santo Dominicus.

Gereja hari ini memperingati Santo Dominikus Gusman lahir di Calaruigo, Spanyol sekitar thn 1170. Setelah selesai studi, ia menemani Uskup Diego ke Perancis selatan. Ia saksikan betapa banyak orang yang kurang memiliki pengetahuan agama dan Ia melihat juga dampak buruk yang disebabkan oleh Albigensis.

Sebuah gerakan kaum tahir maka ia putuskan untuk melawan bidaah itu. Ia tak gunakan kekerasan tapi sabda Allah dan doa. Agar usahanya itu berhasil maka dia membutuhkan kehadiran para imam. Sebab itu ia mulai kumpulkan teman-temannya dan mendirikan Ordo para Pengkotbah atau Dominikan.

Pusat perhatian Ordo Pengkotbah adalah pada studi teologi. Selain itu kesederhanaan hidup dan keterbukaan kepada yang membutuhkan pertolongan. Diapun menjadi rasul doa rosario demi menguatkan iman umat yang berziarah. Dominikus wafat tanggal 06 Agustus 1221 kemudian dimakamkan di Bologna.

Dalam tulisan Santa Katarina dari Siena kepada seorang anggota Dominikan, dia berkata: Bapamu Dominikus telah Menjangkarkan perahu dengan tiga talinya yakni: tali Kemurnian, Ketaatan dan Kemiskinan. Apakah kita sudah cukup peduli untuk menguatkan iman sama saudara kita yang mengikut Kristus?

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved