Berita Ende
Pj Bupati Ende Lepas Empat Pelajar Atlet Renang ke Thailand
Acara pelepasan empat pelajar atlet cabang renang untuk mengikuti lomba renang internasional di Bangkok, Thailand itu dilaksanakan di ruang kerja
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE - Empat pelajar di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang merupakan atlet renang bakal mengikuti lomba renang tingkat internasional di Universitas Katolik Maria Asumptha, Bangkok, Thailand pada tanggal 17 - 18 Agustus 2024 mendatang.
Keempat pelajar atlet renang yang dikirim masing-masing dua pelajar SMAK Syuradikara Ende atas nama Magdalena Queensa Ndu dan Abraham Leonard Watik, satu siswi SMPK Frateran Ndao Ende atas nama Vanesha Artawiyana dan satu siswi SD GMIT Ende 4, Nayla Nadhifa Azzahra.
Acara pelepasan empat pelajar atlet cabang renang untuk mengikuti lomba renang internasional di Bangkok, Thailand itu dilaksanakan di ruang kerja Bupati Ende, Kamis, 08 Agustus 2024 pagi oleh Penjabat Bupati Ende, Dr. Gusty Ngasu.
Ketua rombongan atlet renang asal Kabupaten Ende, Eva Huma dihadapan Penjabat Bupati Ende, Dr. Gusty Ngasu menjelaskan pada bulan Juli 2024 lalu, keempat atlet renang yang merupakan pelajar dari empat sekolah di Kota Ende itu sempat mengikuti lomba renang di Bali.
"Yang mereka ikuti itu yang 1500 meter dan 500 meter dan puji Tuhan anak-anak kami catatan waktunya masuk dalam catatan waku Wina yang diikuti oleh enam negara, dari potensi itu panitia melihat bahwa anak-anak ini mempunyai skill dan mereka mengundang anak-anak kami untuk mengikuti Open Turnamen Renang Antar Pelajar di Bangkok, Thailand," jelas Eva Huma.
Sejak tanggal 22 Juli 2024 lalu, pihak panitia telah melayangkan surat izin ke pihak sekolah masing-masing pelajar agar bisa mengikuti turnamen tersebut. Selain itu, lanjut Eva, berkat dukungan dari orang tua keempat pelajar tersebut dengan langsung mendaftar.
Sementara itu, Penjabat Bupati Ende, Dr. Gusty Ngasu dalam arahannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ende memberikan apresiasi kepada empat pelajar dari Kota Ende yang diundang untuk bertanding di Bangkok, Thailand.
Baca juga: Cakupan Peserta JKN di Kantor BPJS Kesehatan Ende Capai 100 Persen
"Minimal ada nama Ende yang tertoreh disini karena ade-ade berempat ini mewakili anak-anak SD, SMP dan SMA di Kota Ende untuk ikut turnamen di Bangkok, tentunya bukan cuman nama Ende tapi nama NTT dan nama Indonesia, kalau bendera merah putih bisa berkibar disana tentunya akan lain ceritanya bahwa Anda membawa nama Indonesia," ujar Dr. Gusty Ngasu.
Apapun hasilnya, kata dia, harus tetap bersyukur namun yang paling penting adalah sudah memiliki pengalaman mengikuti lomba di tingkat Internasional yang belum bisa dilakukan semua atlet.
Dia juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ende tidak akan tinggal diam dan akan memperhatikan biaya perjalanan rombongan atlet renang dari Kabupaten Ende yang rencananya akan berangkat ke Jakarta dan selanjutnya ke Bangkok, Thailand pada tanggal 13 Agustus 2024 mendatang. Bantuan ini, lanjut dia tidak melalui KONI tetapi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.
"Ikuti arahan pelatih dan jangan lupa sertifikat itu disimpan baik-baik karena itu akan bermanfaat suatu hari nanti masuk di perguruan tinggi karena ada jalur khusus siswa berprestasi. Dan saya berharap bendera merah putih harus berkibar disana," tutup Dr. Gusty Ngasu.
Selain Penjabat Bupati Ende, hadir pula Plh Sekda Ende, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala SMAK Syuradikara Ende dan perwakilan orang tua serta pelatih renang keempat atlet asal Kabupaten Ende.
| BPOLBF Dorong Akselerasi Pariwisata Ende, Kolaborasi Gastronomi dan Kelender Kegiatan |
|
|---|
| KPK Sebut Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Kabupaten Ende Masih Rendah |
|
|---|
| Tiga Anggota DPRD Ende Merokok Saat Sidang Paripurna Pelantikan |
|
|---|
| Doa dan Harapan Mengalir Jelang Penahbisan Uskup Agung Ende |
|
|---|
| Berkat Pelayanan Prima BPJS Kesehatan, Petani di Ende Sembuh dari Sakit Lambung Akut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Empat-pelajar-di-Kabupaten-Ende-Provinsi-NTT-yang-merupakan-atlet-renang.jpg)