Lewotobi Erupsi

7 Bulan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Atap Rumah Warga Bocor dan Karat

Kerusakan materil ini dialami warga Desa Dulipali, Desa Klatanlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Nawokote, Desa Pululera, Desa Boru, dan Desa Boru Kedang.

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/PAUL KABELEN
Rumah warga terdampak banjir lahar dingin Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Dulipali, Kecamatan Ile Bura, Flores Timur, Senin, 29 Juli 2024 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Atap rumah warga sejumlah desa di Kecamatan Ile Bura dan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, sudah bocor akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki selama tujuh bulan terakhir.

Material vulkanik berupa belerang dan pasir selama erupsi terhitung sejak Desember 2023 sampai Agustus 2024 membuat atap rumah berkarat dan berlubang.

Kerusakan materil ini dialami warga Desa Dulipali, Desa Klatanlo, Desa Hokeng Jaya, Desa Nawokote, Desa Pululera, Desa Boru, dan Desa Boru Kedang.

Desa-desa ini merupakan wilayah terdampak langsung dan tercatat sangat parah setiap kali letusan Gunung Lewotobi Laki-laki.

Marden Namang, warga Dusun Wolorona Barat, Desa Hokeng Jaya, mengaku pasrah dengan bencana alam erupsi selama lebih dari setengah tahun itu.

"Bukan hanya saya punya rumah, tapi hampir seluruhnya. Setiap saat abu turun, atap karat dan sekarang sudah bocor," katanya, Senin, 5 Agustus 2024.

Kondisi ekonomi warga khususnya petani di lereng Gunung Lewotobi Laki-laki sedang lesu karena hasil panen tak maksimal. Banyak dari mereka bertahan dalam rumah selama erupsi gunung yang masih Level III (Siaga) itu.

"Beli atap seng yang baru butuh biaya banyak. Kami punya tanaman sayur tidak bisa panen, bunga mete sudah gugur dan rusak terkena abu," ujar Karolus Kalona Karang.

Baca juga: Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki Hujani Pasar Boru, Warga Wulanggitang Flores Timur Panik

Karolus menyebut atap rumah sampai dapur bocor. Sedikitnya belasan lembar seng yang berlubang. Saat turun hujan, air merembes ke dalam rumah.

"Kami tadah dengan ember di bawah titik seng yang lubang," katanya.

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, dalam laporan terupdate menyebut Gunung Lewotobi Laki-laki mengalami erupsi sekira pukul 08.22 Wita.

Letusan gunung di bagian tenggara Pulau Flores ini memuntahkan material vulkanik setinggi 500 meter di atas puncak kawah atau 2.084 meter di atas permukaan laut (MDPL).

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat," sebutnya dalam laporan tertulis. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved