Pilgub DK Jakarta

Jamiluddin Ritonga: Terlalu Berat Jika Paket Independen Maju di Pilgub DKI Jakarta

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga membeberkan pandangannya tentang peluang bagi pasangan independen di Jakarta.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
TERLALU BERAT – Dalam Pilgub DKI Jakarta 2024 ini, peluang pasangan dari jalur independen akan sangat berat. Sebab ketentuan yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum juga terlambau berat. 

"Masih belum (soal dukung Anies)," kata Djarot di DPP PDIP, Menteng Jakarta Pusat, dikutip Minggu 28 Juli 2024.

Djarot menyampaikan bahwa PDIP sedang mencermati dinamika dan suara akar rumput terhadap Pilkada Jakarta.

"Terutama bagaimana pembangunan Jakarta lima tahun ke depan harus lebih bagus daripada yang sekarang," ujarnya.

Sebab dia menyebut, bahwa Jakarta akan menjadi daerah khusus meksipun tak lagi menjadi ibu kota. 

Baca juga: Tak Ingin Kongsi Politiknya Pecah, Koalisi Indonesia Maju Pastikan RK Maju di Jakarta

Baca juga: PDIP Belum Temukan Figur Potensial untuk Jakarta, Hasto: Kita Punya Strategi

"Karena apa? Meskipun bukan ibu kota, Jakarta tetap menjadi Daerah Khusus Jakarta. Jadi kita harus terus mendengarkan," tuturnya. 

Selanjutnya Djarot menekankan, Jakarta membutuhkan pemimpin yang bisa bekerja, memiliki integritas dan berani untuk mengeksekusi.

Namun, ia mengakui partainya juga berkomunikasi dengan Anies termasuk beberapa partai politik (parpol).

"Kita dekat dengan siapapun juga. PDIP selalu membuka komunikasi dengan siapapun juga termasuk dengan Pak Anies, termasuk dengan Pak Sohibul Iman, termasuk dengan PKS, termasuk dengan Demokrat, termasuk dengan PAN, dengan Gerindra apalagi, dengan Golkar," jelasnya. 

Menurut Djarot, komunikasi politik dengan semua elemen merupakan hal yang wajar dalam dunia politik.

Sebagai informasi, Anies Baswedan baru mendapatkan tiket dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan dipasangkan dengan pimpinan partai tersebut yakni Sohibul Iman. 

Kemudian PKS bahkan sudah mengumumkan nama AMAN sebagai singkatan pasangan ini di Pilkada Jakarta 2024. 

Selain itu, Anies juga telah direkomendasikan oleh DPW PKB Jakarta sebagai calon tunggal untuk Pilkada Jakarta 2024. 

Namun, DPP PKB masih belum menerima usulan rekomendasi dari tingkat DPW tersebut.

Adapun partai NasDem sudah resmi mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. 

Pernyataan ini disampaikan Sekjen NasDem Hermawi Taslim di NasDem Tower, Jakarta Pusat, pada Senin 22 Juli 2024 lalu. 

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved