Berita Belu

Kasad TNI AD Letakan Batu Pertama Pembangunan 50 RTLH di Desa Kabuna Belu

Selain bantuan 50 RTLH, juga bantuan sumur bor untuk lima titik di wilayah Kodim 1605/Belu, serta pembagian 500 paket sembako

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc, melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kabuna Kecamatan, Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Rabu 31Juli 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. beserta Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny Uli Simanjuntak, melaksanakan kegiatan peletakan batu pertama Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kabuna Kecamatan, Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Rabu 31Juli 2024.

Selain bantuan 50 RTLH, juga bantuan sumur bor untuk lima titik di wilayah Kodim 1605/Belu, serta pembagian 500 paket sembako kepada masyarakat di Desa Kabuna, Kabupaten Belu

Turut hadir mendampingi Kasad, Pangdam IX Udayana bersama Ketua Persit, Dandrem 161/Wira Sakti, Bupati Belu, Dandim 1605 dan Dekan UNHAN Ben Mboi, Sekda Belu dan Malaka serta pejabat Prokopimda, tokoh masyarakat, tokoh Agama dan masyarakat sekitar. 

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bantuan RTLH ini berkat kerjasama anatara PT Pertamina Persero Indonesia. 

"Ini semua ada 50 unit rumah, 10 unit di Kupang dan 40 unit di Belu. Mudah-mudahan semua tahapan yang kita perbuat kepada masyarakat bisa lebih baik lagi, saya yakin masih ada tambahan lagi ke depannya," ujar Kasad Maruli Simanjuntak

Sebelumnya, mantan Pandam IX Udayana tersebut telah meresmikan 2.664 titik air yang ada di seluruh Indonesia. 

Kasad mengakui bahwa program sumur bor telah dilakukan dirinya saat menjabat Pangdam Udayana. 

Menurutnya, program sumur bor bertujuan menyediakan sumber air bersih bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang kesulitan akses air.

Baca juga: TMMD 121 di Malaka, Kodim Belu Bangun Dua Jalan Strategis

"Sengaja saya memilih NTT, karena awal pembuatan air ini ada di NTT. Kalau masyarakat begini terus masih hancur generasi kita, angka stunting terus meningkat, kemiskinan karena saya melihat konsep perbaikannya tidak ada yang berhasil," tambahnya. 

Kasad berharap semua unsur masyarakat bisa kerjasama dengan TNI, dan ini pasti akan sangat cepat yang penting jangan membuat masalah yang menghambat.

"Karena itu peran semua unsur masyarakat sangat penting memajukan pembangunan daerah," pungkasnya. 

Sesuai agenda, usai meletakkan batu pertama untuk pembangunan 50 unit rumah tidak layak huni, Kasad juga melakukan pengarahan kepada prajurit Satgas Pamtas RI RDTL Sektor Timur Yonif 742/SWY. (cr23)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved