IKN Terkini

Rumah Jabatan Menteri Bakal Kurang Kalau Prabowo Perbanyak Kementerian

Rumah jabatan Menteri yang dibangun di IKN bakal kurang kalau Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menambah jumlah menteri

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
BAKAL KURANG – Rumah jabatan Menteri di IKN Nusantara bakal berkurang kalau Prabowo Subianto bakal menambah Kementerian setelah dilantik menjadi Presiden ke-8 RI untuk masa jabatan 2024 – 2029. 

POS-KUPANG.COM – Rumah jabatan Menteri yang dibangun di IKN Nusantara bakal kurang kalau Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan menambah jumlah kementerian setelah dilantik menjadi presiden dan wakil presiden untuk periode lima tahun ke depan, yakni 2024 – 2029.

Kekhawatiran ini muncul karena saat ini berhembus kabar bahwa Presiden Terpilih Prabowo Subianto telah berencana menambah jumlah kementerian di masa pemerintahannya pada lima tahun ke depan.

Mungkin karena itu, sehingga Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM) di Ibu Kota Nusantara (IKN) pun menjadi sorotan karena jumlahnya menjadi kurang kalau Prabowo menambah jumlah kementerian.

Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S. Atmawidjaja mengatakan, pada dasarnya jika ada kekurangan, tinggal dialokasikan untuk penambahan.

Menurut dia, masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan rumah menteri di IKN.

"Kan banyak lahannya tuh. Kalau kurang ditambah. Kita alokasikan kalau kurang gitu loh intinya," katanya ketika ditemui di kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat 12 Juli 2024.

Adapun sebanyak 14 rumah jabatan menteri di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah siap untuk perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-79 pada 17 Agustus 2024 mendatang.

Empat dari rumah jabatan menteri tersebut telah siap dengan furnitur di dalamnya.

Total Rumah Tapak Jabatan Menteri yang akan dibangun sebanyak 34.

Hal itu disampaikan Ketua Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Imam Santoso Ernawi dalam konferensi pers secara daring, Kamis 11 Juli 2024.

"Nah untuk rumah tapak menteri ini, dari 34, untuk Agustusan, itu 14 yang kita siapkan. Di Persil 105 itu ada kita siapkan 14, empat sudah siap fungsional termasuk furnitrnya," kata Imam.

Ia mengatakan, 10 rumah tapak menteri sisanya akan mulai diisi furnitur di beberapa pekan mendatang pada bulan ini.

Baca juga: IKN Nusantara, Ide 2 Presiden yang Dilaksanakan Presiden Jokowi, Begini Kata Bambang Brodjonegoro

Baca juga: Menpan RB Siapkan Formasi CPNS 2024 Khusus Putera-Puteri Kalimantan di IKN Nusantara, Cek Syaratnya

Berdasarkan data dalam paparannya, per 4 Juli 2024, keseluruhan progres pembangunan rumah tapak jabatan menteri sudah sebesar 94,65 persen.

Imam mengatakan, karena rumah menteri ini merupakan sebuah lingkungan permukiman, maka akan dilengkapi dengan prasaranannya.

"Termasuk di situ ada jembatan-jembatan penghubungnya, clubhouse, gedung pertemuan, kantor pengelola. Tapi itu semuanya tentu (baru akan ada) setelah 17 Agustusan. Kita fokus ke rumah-rumahnya dan fasilitas akses ke dalamnya," tutur Imam. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved