IKN Terkini

Akhir Juli, Presiden Jokowi Berkantor di IKN, Benarkah?

Sampai saat ini Presiden Jokowi belum pernah menyatakan batal untuk berkantor di IKN pada akhir Juli 2024 ini.

Editor: Frans Krowin
KOLASE/POS-KUPANG.COM
BENARKAH? – Sampai saat ini Presiden Jokowi belum pernah menyatakan batal untuk berkantor di IKN pada akhir Juli 2024. 

POS-KUPANG.COM  – Sampai saat ini Presiden Jokowi belum pernah menyatakan batal untuk berkantor di Ibu Kota Negara (IKN) pada akhir Juli 2024 ini. Itu artinya, rencana itu akan tetap dilaksanakan apa pun keadaannya.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas atau Plt Kepala Otorita IKN atau Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono di di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu 10 Juli 2024. Basuki juga adalah Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Pekerjaan Rakyat) saat ini.

Dikatakannya, bahwa Presiden Jokowi sudah berencana akan berangkat ke IKN pada akhir Juli 2024. Presiden Jokowi akan ke IKN setelah melakukan kunjungannya ke Papua pada 22 Juli 2024 nanti.

“Kalau soal pindah tanyakan beliau.Nanti kan setelah tanggal 20, tanggal 22 kan ke Papua rayakan Hari Anak ya. Setelah itu insyaallah beliau (Jokowi) akan ke sana (IKN untuk mengecek)," kata Basuki di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu 10 Juli 2024.

Menurut Basuki terlalu cepat untuk menyimpulkan batalnya wacana berkantor di IKN mengingat bulan Juli masih panjang.

Di samping itu, Jokowi sendiri tidak pernah menyatakan bahwa rencana berkantor di IKN pada bulan Juli ini batal.

"Beliau kan nggak mengatakan batal kan, beliau hanya bilang 'sudah belum? belum, sudah, belum'. Gitu aja kan? Tapi yang Namanya Juli, sekarang tanggal berapa? Nah iya baru tanggal 10 kan masih ada 20 hari lagi," ujarnya

Selain itu ia juga memastikan, sarana-prasarana dan infrastruktur IKN akan siap pada bulan Juli ini.

Hal ini termasuk infrastruktur air minum, kelistrikan hingga telekomunikasi atau internet.

Untuk itu IKN siap untuk ditempati pada bulan ini.

"Yang namanya Juli itu kan tanggal 31. Dari dulu saya bilang pertengahan Juli air akan masuk, listrik sudah masuk, karena tadi saya baru kumpulin untuk energi dan komunikasi. Telkom, PLN, tadi sudah melapor," kata Basuki

Pertama ada sarana air minum, akan mulai commissioning atau masuk ke IKN pada tanggal 15 Juli.

Dipastikan, sarana ini siap di bulan Juli.

Selanjutnya, sarana telekomunikasi atau internet dan energi seperti kelistrikan juga telah siap.

Berdasarkan laporan PLN, sinkronisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 10 Megawatt (MW) sudah siap dan saat ini tengah proses untuk sinkronisasi 40 MW.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved