TNI
Kajian Perubahan Nama Puspen TNI Jadi Puskominfo Telah Berlangsung Setahun
Nugraha Gumilar mengatakan kajian perubahan nama itu telah rampung dan siap dilaporkan kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen R Nugraha Gumilar mengatakan bahwa kajian perubahan nomenklatur Pusat Penerangan TNI menjadi Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskominfo) TNI telah dilakukan sejak tahun.
Nugraha Gumilar mengatakan kajian perubahan nama itu telah rampung dan siap dilaporkan kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Pihaknya meminta ixin kepada panglima untuk mengubah nomenklatur Pusat Penerangan TNI menjadi Pusat Komunikasi dan Informasi (Puskominfo) TNI itu.
Baca juga: Dewan Pers Minta Panglima TNI Bentuk Tim Usut Kasus Kebakaran Rumah Wartawan di Karo
“Ini yang kami kaji semua sudah selesai, mudah-mudahan ada waktu, kami akan sampaikan kepada pimpinan dan ini bisa direalisasikan,” ujar Gumilar dikutip dari Kompas.com, Kamis (4/7/2024).
Gumilar menuturkan, staf Puspen TNI saat ini sedang menyempurnakan kajian perubahan nomenklatur tersebut.
Ia mengatakan, nomenklatur itu diubah untuk menunjukkan bahwa Puspen TNI juga mendengarkan informasi, bukan hanya memberikan informasi.
“Karena selama ini kan penerangan itu hanya sifatnya memberikan informasi ke bawah, tanpa kami mendengar informasi dari bawah ke kami,” kata Gumilar.
Ia berharap, perubahan itu turut mengubah arah komunikasi di Puspen menjadi dua arah.
“Dengan komunikasi dua arah ini kan seyogianya memang namanya menjadi Puskominfo, sehingga kami membuka diri apa yang menjadi kelemahan kami, tolong informasikan,” ujar Gumilar.
Ia melanjutkan, perubahan nama tersebut tidak akan banyak mengubah struktur yang ada saat ini. Hanya saja, struktur Puskominfo nantinya akan disamakan selayaknya media massa.
“Apple to apple jabatan yang ada di kami sama dengan jabatan di pemimpin redaksi (pemred) atau media, sehingga hubungan di bawahnya lebih smooth,” kata Kapuspen TNI. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.