Selasa, 14 April 2026

Pilkada Ende

KPU Ende Antisipasi Banjir dan Longsor Saat Pelaksanaan Pilkada 2024

pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait sesuai yang ada di dalam desk pilkada yang sudah ditetapkan sesuai dengan SK Bupati Ende

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
Ketua KPU Ende, Wilhelmus Hermanto Lose saat diwawancarai POS-KUPANG.COM, Rabu, 26 Juni 2024 di ruang kerjanya 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, ENDE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ende sudah mengantisipasi dampak cuaca ekstrem saat pelaksanaan pilkada pada tanggal 27 November 2024 yang mana pada bulan itu sudah memasuki musim hujan. 

Biasanya setiap musim hujan, beberapa wilayah di Kabupaten Ende terdampak banjir dan longsor yang mengakibatkan robohnya tiang listrik, jalan putus dan beberapa bencana alam lainnya yang tentunya akan menghambat jalannya pelaksanaan Pilkada Ende tahun 2024 mendatang.

Ketua KPU Ende, Wilhelmus Hermanto Lose kepada POS-KUPANG.COM, Rabu, 26 Juni 2024 menjelaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait sesuai yang ada di dalam desk pilkada yang sudah ditetapkan sesuai dengan SK Bupati Ende sampai pada tingkat kelurahan dan desa.

"Itu untuk bagaimana sama-sama mensukseskan pilkada juga memfasilitasi dan juga membantu semua kebutuhan dan kendala yang akan terjadi, kita semua paham bahwa bulan November itu musim hujan dan Ende akhir-akhir ini kondisi alam dan lingkungan kita ini tidak bersahabat dan aktivitas kita ikut terganggu," ujar Hermanto Lose.

Dia berharap, semua stakeholder, masyarakat dan juga seluruh penyelenggaran pemilu hingga tingkat KPPS untuk mensukseskan jalannya pilkada tahun 2024 mendatang.

Dampak lain dari cuaca ekstrem yakni putusnya jaringan listrik akibat robohnya tiang listrik yang berimbas pada putusnya jaringan internet dan tentunya akan menghambat jalannya pilkada dan hal itu, kata Hermanto Lose, sudah disampaikan kepada Pj Bupati Ende, Agustinus G Ngasu, Selasa, 25 Juni 2024 kemarin.

Baca juga: Pilkada Ende, Ketua KPU Ende: Mari Jaga Bumi Pancasila Dengan Hujan Api, Maksudnya?

"Hari ini kan pemilu/pilkada kita sudah berbasis digital artinya manual tapi tetap pakai alat bantu digital dalam proses pilkada maka koordinasi kita salah satunya membahas soal itu terkait soal listrik yang nanti beririsan dengan jaringan karena internet butuh listrik yang stabil dan penjabat akan memastikan bahwa tidak terjadi pemadaman atau mati akibat itu," tambah dia.

Hermanto Lose juga mengakui hingga saat ini masih terdapat satu atau dua desa di Kabupaten Ende yang belum dialiri listrik dan kondisi ini tentunya akan menjadi kendala tersendiri dalam proses Pilkada Ende tahun 2024. 

Solusi sementara yang ditawarkan KPU Ende yakni desa-desa tersebut menggunakan generator sebagai pembangkit listrik selama proses pilkada. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved