KKB Papua
Praka Hendrik Ditembak KKB Papua, Korban Gugur dengan Peluru Tertancap di Punggung
Ajal setiap orang tak sama satu sama yang lain. Demikian juga yang dialami oleh prajurit TNI yang selama ini bertugas di Koramil 1717-02/Sinak.
Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM – Ajal setiap orang tak sama satu sama yang lain. Demikian juga yang dialami oleh prajurit TNI yang selama ini bertugas di Koramil 1717-02/Sinak, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.
Baru-baru ini ia ditembak oleh anggota Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua ketika sedang melakukan tugas patroli dengan menggunakan kendaraan roda empat di Distrik Sinak.
Ketika kendaraan sedang melaju, tiba-tiba anggota KKB Papua yang dipimpin oleh oleh Kalenak Murib, melakukan serangan secara brutal. Mereka melepaskan tembakan secara beruntun sehingga mengenai korban.
Insiden penyerangan tersebut di Jalan Bandara, Kampung Tapulinik, Distrin sinak, Kabupaten Puncak. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 15 Juni 2024 sekitar pukul 13.20 WIT.
Akibatnya, seorang anggota TNI bernama Praka Hendrik Fonataba gugur. Ia gugur setelah punggungnya ditembusi timah panas yang ditembak anggota KKB Papua.
Kasatgas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kepada awak media, ia pun mengungkapkan fakta yang sebenarnya tentang insiden penyerangan oleh Kelompok Separatis Teroris tersebut.
“Benar telah terjadi penembakan di Distrik Sinak terhadap satu anggota Koramil 1717-02/Sinak atas nama Praka Hendrik Fonataba,” kata Faizal dalam keterangannya kepada awak media Minggu 16 Juni 2024.
Hal yang sama disampaikan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2024, AKBP Bayu Suseno. Dia menyebutkan bahwa korban mengalami luka tembak di bagian punggung, sehinga nyawa korban tak dapat diselamatkan.
"Dapat kami sampaikan bahwa pelaku penembakan ini merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Sinak pimpinan Kalenak Murib," jelas Bayu.
Penyerangan terjadi saat anggota Koramil 1717-02/Sinak tengah melaksanakan tugas patroli menggunakan kendaraan roda empat. "Kesempatan itu digunakan oleh KKB untuk melakukan penyerangan," lanjut Bayu. Setelah penembakan, korban segera dievakuasi ke Puskesmas Sinak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Baca juga: Aparat Tembak Mati 1 Anggota KKB Papua di Markas Undius Kogoya
Baca juga: KKB Papua Tembak Prajurit TNI di Siang Bolong, Korban Gugur di Medan Perang
Ratusan Warga Mengungsi
Untuk diketahui, selain melakukan penyerangan di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, KKB Papua juga melakukan penyerangan kepada warga sipil di Kampung Bibida, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Akibat penyerangan tersebut, warga sipil yang berada di Kampung Bibida, Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, memilih untuk mengungsi. Pasalnya mereka takut akan gangguan yang dilakukan kelompok kriminalis tersebut.
Warga pun mengungsu ke Kampung Madi, Distrik Paniai Timur. “Kami tinggalkan kami punya gunung, kami tinggalkan kami punya kali, kami tinggalkan kami punya rumah, kami tinggalkan ternak. Kami mau pulang, tetapi takut. Kami akan kembali setelah situasi aman.”
Hal ini disampaikan Kepala Kampung Kugapa, Distrik Bibida, Domianus Songgonau, saat menerima kunjungan Penjabat Gubernur Papua Tengah, Kamis 20 Juni 2024.
Para pengungsi yang saat ini berada di Gereja Katolik Paroki Salib Suci berharap situasi keamanan kampungnya dapat segera kondusif kembali karena mereka ingin segera ke rumahnya masing-masing.
Tetapi, ia juga menyampaikan agar kampung tersebut juga tidak didirikan pos TNI karena dianggap dapat memancing kedatangan KKB.
“Apa pun namanya, biar OPM atau TPM bahkan TNI non-organik harus kosongkan Bibida. Kami saat ini trauma, mendengar tembakan sana sini, itu membuat kami takut. Namun kami akan aman dan terlindung jika Kantor Polsek dibangun di sana, lahannya sudah kami siapkan,” kata Domianus.
Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk menegaskan, pemerintah beserta TNI dan Polri telah siap memfasilitasi masyarakat untuk kembali ke kampung halamannya masing-masing.
“Tadi masyarakat sampaikan ingin secepatnya kembali ke Bibida. Danrem telah sampaikan kepada kami daerah Bibida sudah kembali aman. Sehingga saya sudah sampaikan agar TNI-Polri dan Pemda Paniai untuk segera memfasilitasi dan mengatur mekanisme serta teknis masyarakat kembali ke kampung mereka masing-masing,” kata Ribka.
Ribka menjelaskan, saat ini tercatat sebanyak 1.883 orang yang memilih untuk mengungsi. Atas kejadian ini Pemda telah menetapkan status tanggap darurat bagi masyarakat Bibida selama 14 hari.
“Jadi masyarakat ini mengungsi sudah 1 minggu, sehingga kita buat status tanggap darurat selama 14 hari. Para pengungsi ini adalah tanggung jawab pemerintah. sehingga selama dalam pengungsian kami dari pemerintah telah menyiapkan segala kebutuhan masyarakat, baik dari sisi kebutuhan makan minum, kesehatan dan tim trauma healing,” tuturnya.
Ribka berharap agar kondisi keamanan di Kabupaten Paniai segera pulih dan tidak ada lagi gangguan yang mengorbankan masyarakat.Ia meminta agar semua pihak ikut mewujudkan Papua Tengah aman dan nyaman.
Baca juga: KKB Papua Tembak Tukang Ojek, Korban Selamat Walau Sempoyongan Saat Tinggalkan TKP
Baca juga: Prajurit TNI Gerebek Markas KKB Papua, Satu Anggota OPM Tewas Ditembak
“Saudara-saudara yang tidak puas dengan pemerintahan, ayo mari bergabung dan bersatu kita bangun daerah ini. Apalagi ini Papua Tengah sudah memiliki pemerintahan baru, kita pemerintah sudah siap untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat,” tuturnya.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah menyiapkan beras 10 ton, minyak goreng, mi instan, garam, makanan tambahan balita di bawah 5 tahun, pemberian makanan ibu hamil, susu balita di bawah 5 tahun, susu anak-anak di atas 5 tahun, sembako, menyiapkan tenda dan bantuan Rp 2 miliar untuk pembangunan sekolah TK dan SMP YPPGI yang dibakar KKB. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
prajurit TNI
Koramil 1717-02/Sinak
Kelompok Kriminal Bersenjata
KKB Papua
Kampung Tapulinik
Kelompok Separatis Teroris
Distrik Sinak
Kampung Bibida
Ribka Haluk
Anggota KKB Tersangka Pembunuhan Sopir di Wamena Dilimpahkan ke Kejaksaan |
![]() |
---|
Enam Anak Buah Aibon Kagoya Ditangkap Satgas, Termasuk Satu Videografer KKB |
![]() |
---|
Polisi Buru KKB Terduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek di Deiyai |
![]() |
---|
Dua Ojek Jadi Korban KKB, Ditemukan Terkapar Di Semak-Semak |
![]() |
---|
Tangkap KKB Konara Enumbi, Aparat Amankan Tiga Bungkus Pinang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.