Pilgub DKI Jakarta

Presiden Jokowi Bakal Buka Kongres III Partai NasDem, Begini Kata Willy Aditya

Presiden Jokowi diagendakan untuk membuka Kongres III Partai NasDem yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini.

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
KONGRES III – Presiden Jokowi dikabarkan akan membuka kongres III Partai NasDem yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini. 

POS-KUPANG.COM – Presiden Jokowi diagendakan untuk membuka Kongres III Partai NasDem yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini. Kegiatan itu akan dilaksanakan secara virtual dan offline.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya pada Kamis 20 Juni 2024. Ia mengatakan, Kongres III Partai NasDem akan digelar pada tanggal 25-27 Agustus 2024 di Jakarta Convention Centre (JCC),

Dalam keterangan tersebut, Kongres III Partai NasDem rencananya dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan ditutup oleh Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto.

Willy menjelaskan Kongres III NasDem akan disusun berdasarkan tiga pilar, yakni properempuan, prolingkungan go green, dan pro-Pancasila.

Rencananya Kongres III NasDem akan diselenggarakan secara virtual dan fisik.

Lebih dari 100 ribu orang yang akan terlibat secara virtual.

"Karena ini ada proses zoom meeting dari level DPRt (Dewan Pimpinan Ranting) dan itu akan berjenjang, kita bikin ini pendekatan yang kolosal, masif dan massal," ujar Willy dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis 20 Juni 2024

Willy menambahkan Kongres III Partai NasDem tidak seperti rapat kongres pada umumnya.

Akan ada sejumlah pergerakan mulai dari simposium, workshop, festival, pameran, dan lain sebagainya, yang bakal muncul dalam Kongres III NasDem tersebut.

"Ini menjadi sebuah rangkaian menuju tanggal 25-27 Agustus bahkan setelah itu juga masih ada. Jadi ini sebuah konstruksi baru," kata dia.

Baca juga: Para Elit KIM Kumpul Bareng Prabowo, AHY Persis di Samping Capres Terpilih

Lebih lanjut, Willy mengungkapkan, nantinya pada saat penyelenggaraan kongres, ada dua pilar yang akan dirilis, yakni 'ten dollars for humanity' yang berbasis untuk Palestina, serta peluncurkan film dan buku.

"Ini merupakan sebuah lesson learn terhadap Pemilu 2024 yang kita susun dari para politisi, para akademisi, para researcher, bukan hanya keluhan grundel makian dari proses ini tetapi kita mencoba mendokumentasikan. Ini adalah kontribusi Partai NasDem terhadap kemajuan kita berdemokrasi," pungkasnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved