Liputan Khusus
Lipsus - Turki Sumbang 100 Sapi Kurban Idul Adha di Manggarai Barat
Proses penyembelihan 100 ekor sapi itu akan dilakukan pada hari ini, Selasa (18/6) di Desa Siru, Kecamatan Lembor.
Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan (Asisten II Setda Belu), Marsianus Loe Mau, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas perhatian dan bantuan kepada warga Kabupaten Belu.
"Terima kasih banyak kepada Bapak Presiden. Walaupun berada di Jakarta, tetapi tetap memiliki perhatian kepada warga di perbatasan, khususnya warga Masjid Al Mujahidin," ucap Marsianus.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga keharmonisan hidup bersama dengan hati yang tulus dan ucapan yang baik.
“Dengan cara-cara seperti itulah kita dapat menjaga keharmonisan hidup bersama," tambahnya.
Usai diserahkan, hewan kurban berupa sapi tersebut langsung disembelihkan panitia di masjid Agung Mujahidin Atambua.
Selain itu, Pemprov NTT menyerahkan hewan qurban di Masjid Al Hidayah Eban, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara. Penyerahan hewan qurban pada Sabtu (15/6) ini diwakili Plt Karo Organisasi, Setda Provinsi NTT, Djose Martins Nai Buti, SPt, M.Si.
Penyerahan hewan qurban diterima panitia kurban Idul Adha 2024 Masjid Al Hidayah Eban, dan prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonkav 6/Naga Karimata.
Dalam sambutan Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC yang dibacakan Plt Karo Organisasi, Setda Provinsi NTT, Djose Martins Nai Buti, S.Pt, M.Si mengatakan, penyembelihan hewan kurban pada setiap hari raya Idul Adha, bukan sebuah peristiwa kebetulan dan tanpa makna, atau hanya sebuah rutinitas belaka.
Akan tetapi sesungguhnya memiliki makna religius yang sangat penting dan strategis serta mengandung pesan moral, baik berkaitan dengan nilai-nilai ibadah maupun nilai-nilai sosial kemasyarakatan.
Sejalan dengan itu, setiap tahun Pemprov NTT selalu memberikan bantuan hewan kurban bagi kaum muslimin di daerah yang disalurkan melalui pengurus masjid dan lain- lain.
Penyerahan bantuan hewan kurban dimaksud, merupakan wujud kepedulian dan perhatian Pemerintah Provinsi NTT terhadap umat Islam di daerah ini, agar di hari yang berbahagia tersebut khususnya bagi kaum duafa dapat merasakan kebahagiaan bersama-sama segenap umat Islam lainnya.
Penyembelihan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha seperti ini, pada hakekatnya adalah untuk mengenang kembali suatu peristiwa imani yang terjadi pada diri Nabi Ibrahim AS dan putranya yaitu Nabi Ismail AS. Sungguh suatu ujian yang maha berat karena Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya yang bernama Ismail dengan tangannya sendiri.
Menurutnya, Idul Adha merupakan sebuah perayaan kurban sekaligus sebuah pernyataan komitmen. Nabi Ibrahim dalam kesetiaannya kepada Allah menyatakan kesediaan untuk mengorbankan anaknya yang tunggal Ismail. Ibrahim dan Ismail sama-sama memiliki keyakinan dan keteguhan hati terhadap kehendak Allah.
Belajar dari kedua tokoh agung ini, komitmen yang sungguh harus lahir dari dalam hati dan dipancarkan lewat perbuatan yang nyata. Pemberian hewan qurban merupakan salah satu upaya konkret mengamalkan ketaqwaan kepada Allah.
Lebih dari pada itu, tambah Ayodhia, hewan qurban menjadi simbolisasi dari pemberian diri. Perintah Allah harus dilaksanakan dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.
Kerelaan untuk berkorban demi kepentingan yang lebih besar harus menjadi buah dari penyembelihan hewan qurban. Hewan qurban juga menjadi salah satu bentuk ucapan terima kasih dari umat-Nya kepada Sang Khalik atas segala rahmat yang telah diberikan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.