Rabu, 8 April 2026

Liputan Khusus

News Analysis Pelestarian Bambu di Ngada, Akademisi: Punya Nilai Ekonomi

Apalagi banyak daerah di NTT, terutama wilayah pulau Flores menjadi daerah dengan penghasil bambu.  

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Akademisi Undana Kupang Ricky Ekaputra Foeh, MM 

POS-KUPNG.COM, KUPANG - Koordinator Prodi Administrasi Bisnis Undana Kupang, Ricky Ekaputra Foeh, MM menyebut peluang bisnis bambu saat ini cukup bagus.

Sebagai negara tropis yang iklimnya cocok untuk pertumbuhan tanaman bambu, maka hal itu menjadi peluang dan nilai lebih bagi masyarakat. Apalagi banyak daerah di NTT, terutama wilayah pulau Flores menjadi daerah dengan penghasil bambu.  

"Memang pengolahan tanaman bambu ini belum seperti skala industri. Sifatnya masih rumah tangga. Padahal kalau dikelola dengan baik punya nilai jual yang lebih tinggi," ungkap Ricky. 

Baca juga: Lipsus - Bambu Sanggah Ekonomi Kabupaten Ngada

Agar berbagai produk olahan bambu kita ini bisa masuk ke pasaran lebih luas, kata dia, maka produk yang dibuat atau diciptakan harus berkualitas. Bisa saja, kualitas produk kita belum memenuhi standar yang ditetapkan tiap daerah bahkan negara. Selain itu, promosi yang masif juga perlu dilakukan.

"Begitu juga pemerintah, harus hadir untuk membantu pemasaran. Misalnya saja pada acara kenegaraan atau pemerintahan, produk itu menjadi buah tangan wajib," kata Ricky. 

Agar produk kita ini bisa menembus sampai ke pasar-pasar luar, maka dia menekankan perlunya kerja sama semua pihak, dari pemerintah, masyarakat hingga pengrajin. Ia menyebut harus ada komitmen bersama bahwa produk itu ciri dan dibranding secara berkala. 

"Saya lihat produk dari bambu ini pernah populer saat KTT ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat tahun lalu. Waktu itu ada sepeda bambu yang diberikan ke para utusan negara-negara yang hadir. Pada KTT ASEAN 2023 itu untuk Cinderamata bagi seluruh delegasi KTT ASEAN 2023, dalam pembuatannya bahan baku bambunya berasal dari Tujuh kabupaten di NTT yakni Manggarai, Nagekeo, Manggarai Barat, Ngada, Ende, Sikka dan Manggarai Timur," beber Ricky.

Menurut dia, secara ekonomis, dengan diproduksinya sepeda bambu akan menambah nilai ekonomi bagi petani bambu dan khususnya produsen sepeda bambu mengingat satu frame yang hanya terdiri dari beberapa bilah bambu saja dapat dijual jutaan rupiah.

Saat ini sudah banyak produsen sepeda bambu yang ada di Indonesia, beberapa diantaranya yang sudah banyak dikenal bahkan sudah merambah penjualannya ke luar negeri diantaranya Sepeda Bambu Jatnika, Sepeda Bambu Spedagi, Sepeda Bambu Haur Bike Neglasari dan Sepeda Bambu Chamim Marka.

Untuk jenis sepeda yang mereka buat pun macam-macam mulai dari sepeda Fixie, Road Bike, MTB bahkan juga Minivelo. Tidak tanggung, penjualan sepeda bambu produsen dalam negeri ini sudah merambah dunia Internasional seperti Jerman, Belgia, Austria, dan Prancis, Singapura, Australia, Jepang dan negara-negara lainnya.

Bahkan untuk sepeda bambu Spedagi karya Singgih Kartono dari Temanggung berhasil mendapat beberapa penghargaan dari Good Design Award 2008 di Jepang , Brit Insurance Design of the Year 2009 dan Bronze Award at DFA Design for Asia Awards 2017. 

Pemerintah Daerah harus memfasilitasi secara berkelanjutan dan melakukan pendampingan terhadap pilot project di Labuan Bajo untuk membuat tempat produksi sepeda bambu di Labuan Bajo

Kalau daerah kelas pariwisata internasional sudah mendorong produk itu menjadi unggulan, maka dengan sendirinya, daerah lain seperti dari Ngada atau wilayah lainnya, bisa menjadi pendukung ke sana. 

Tinggal saja, antar pemerintah ataupun pengrajin bisa melakukan kerja sama. Paling penting kehadiran pemerintah sebagai penentu kebijakan. Sekalipun kita gencar memasarkan atau promosi, kita harus tetap memperhatikan aspek lingkungan. Bambu yang sudah ditebang untuk mengolah menjadi sebuah produk, agar dilakukan reboisasi. 

Karena, kualitas produk itu juga sangat ditentukan asal dari bambu maupun perawatan bambu itu sendiri. Mungkin, ahli pertanian sangat paham soal ini. Dari aspek bisnis, dari proses ditanam hingga menghasilkan sangat menentukan kualitas dan harga jual produk itu. (fan) 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved