Berita NTT

Romo Yonas Kamlasi Sebut Pawai Budaya Kaum Bapak Sinode GMIT Jadi Inspirasi Bagi Umat Katolik

RD. Yonas mengapresiasi pawai yang dilakukan oleh kaum bapak tersebut. Menurutnya, pawai tersebut merupakan hal yang luar biasa.

|
zoom-inlihat foto Romo Yonas Kamlasi Sebut Pawai Budaya Kaum Bapak Sinode GMIT Jadi Inspirasi Bagi Umat Katolik
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
Romo Yonas Kamlasi mengatakan Pawai Budaya yang digelar Kaum Bapak Sinode GMIT menjadi inspirasi bagi umat Katolik

Laporan ReporterPOS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Romo Yonas Kamlasi  menyebut pawai budaya kaum bapak yang digelar oleh Sinode GMIT menjadi inspirasi bagi umat Katolik.

Hal itu disampaikan Romo Yonas Kamlasi ketika menyambut rombongan pawai budaya kaum bapak di Gereja St. Yoseph Pekerja Penfui yang merupakan salah satu lokasi persinggahan pawai, Kamis 23 Mei 2024.

Diketahui, Pawai Budaya tersebut digelar oleh pengurus kaum bapak Sinode GMIT dalam rangka Bulan Budaya, dengan tema "Roh Kudus Memampukan Gereja Bersaksi tentang Keadilan dan Damai Sejahtera". 

RD. Yonas mengapresiasi pawai yang dilakukan oleh kaum bapak tersebut. Menurutnya, pawai tersebut merupakan hal yang luar biasa.

"Ini suatu hal yang luar biasa. Tentu kegiatan ini punya nilai yang baik bagi kita umat di Penfui, apalagi dalam rangka bulan budaya yang dibuat oleh teman-teman dari gereja protestan dan dilakukan oleh kaum bapak. Ini menjadi inspirasi bagi kaum bapak umat katolik," tutur RD. Yonas.

Dikatakan RD Yonas, dari pawai tersebut memiliki pesan yang kuat bagi bapak-bapak di gereja katolik agar menjadi motor kesaksian iman di dalam gereja dan masyarakat.

"Kita di Gereja Penfui menyambut positif bulan budaya ini. Kita akan terinspirasi untuk menggerakkan kaum bapak dalam gereka katolik kita," ujarnya.

Baca juga: Drum Band SMK Negeri 1 Kupang Siap Ramaikan Pawai Bulan Budaya Kaum Bapak Sinode GMIT

Dari kegiatan tersebut, RD. Yonas berharap agar pawai yang dilakukan bukan hanya euforia yang hanya temporal yang memorial, tetapi punya nilai positif baik bagi umat protestan maupun umat di gereja katolik.

"Mari kita semua bergerak untuk menjadi saksi Kristus melalui karya-karya baik kita untuk menginspirasi semua orang menjadi saksi Kristus juga melalui pendekatan budaya," pungkasnya. (cr20)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved