Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa 21 Mei 2024, "Siapa yang Terbesar”
Allah dalam diri kita bahkan Allah akan cemburu karena kita adalah milikNya maka seharusnya kita tetap setia kepadaNya.
Bagi Yesus, usaha atau keinginan kita untuk menjadi yang terbesar itu bukan semata karena suatu usaha dengan kesadaran penuh tetapi hanya sekedar untuk memenuhi hawa nafsu kita belaka. Bahkan juga kita mendapatkan kehormatan menjadi orang terbesar itu maka kita menggunakan itu bukan untuk melayani tetapi hanya untuk balas dendam atau untuk menguasai dan menindas orang lain. Kita menggunakan kekuasaan atau kedudukan karena telah menjadi orang terbesar itu hanya untuk memenuhi hasrat kita sendiri dan juga kelompok atau keluarga sendiri.
Maka kita selalu mendengar ada kasus korupsi di mana-mana karena orang menggunakan kedudukan atau kekuasaan hanya untuk memenuhi hawa nafsu untuk menjadi kaya semata. Maka dalam permenungan kita hari ini, Yesus mengajar kita, jika mau menjadi yang terbesar haruslah menjadi pelayan bagi orang lain. Mengapa? Karena bagi Yesus, dalam melayani itulah nilai kebesaran kita akan diukur.
Aspek pelayanan itu adalah kerendahan hati. Dalam kerendahan hati itulah kita menjadi berarti bagi orang lain. Di saat kita menjadi berarti bagi banyak orang maka di situlah letak kebesaran kita. Hal ini sudah diajarkan sendiri oleh Yesus.
Walaupun diriNya adalah Putera Allah tetapi rela turun ke dunia untuk menyelamatkan manusia bahkan sampai rela mati di kayu salib. Kerendahan hatiNya inilah yang membuatNya terbesar dalam dunia ini dan di surga kelak. Marilah kita belajar untuk selalu menjadi rendah hati untuk melayani siapa saja. Dalam kerendahan hati itulah kita akan dimuliakan oleh Tuhan.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Pesan untuk kita :
Pertama, semua kita adalah murid Tuhan yang telah menjadikan kita saksiNya.
Kedua, maka yang kita cari bukanlah menjadi orang yang terbesar tetapi menjadi pelayaan bagi orang banyak.
Ketiga, karena dalam melayani kita menjadi rendah hati. Kerendahan hati itulah membuat diri kita berarti bagi banyak orang. Di situlah kita akan dimuliakan oleh Tuhan dan bukan diri kita sendiri.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Renungan-Harian-Katolik-untuk-Hari-Rabu-1-Februari-2024.jpg)